10 Penyebab Gusi Bengkak, Perhatikan Cara Membersihkan Gigi yang Benar

Rabu, 26 Februari 2020 12:12 Reporter : Fatimah Rahmawati
10 Penyebab Gusi Bengkak, Perhatikan Cara Membersihkan Gigi yang Benar Ilustrasi sakit gigi. shutterstock

Merdeka.com - Kesehatan gigi dan mulut sangat penting untuk diperhatikan. Kurangnya kesadaran untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut dapat menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit, salah satunya gusi bengkak.

Sama halnya dengan gigi, gusi juga rentan bermasalah. Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja tanpa memandang usia maupun jenis kelamin. Penyebab gusi bengkak pun beragam, mulai dari hal sepele hingga tanda dari kondisi medis serius.

Gusi bengkak bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti infeksi. Umumnya keluhan gusi bengkak bisa diikuti gejala lain seperti munculnya nanah di bawah gusi atau gigi, bau napas tidak sedap, dan rasa yang tidak enak di dalam mulut.

Gusi bengkak dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan gangguan mulut yang tidak ringan. Jika tidak ditangani, gusi bengkak juga bisa ikut memengaruhi jaringan dan tulang yang menopang gigi.

Agar Anda terhindar dari gusi bengkak, penting untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut setiap hari. Selain itu, mengetahui penyebab gusi bengkak juga dapat mengantisipasi terjadinya keluhan tersebut.

Jadi apa saja sih penyebab gusi bengkak? Berikut ulasannya yang dilansir dari berbagai sumber:

1 dari 10 halaman

1. Menggosok Gigi Terlalu Keras

gigi di malam hari

Sumber: prevention.com 2016 Merdeka.com

Cara menggosok gigi yang tidak benar juga dapat jadi penyebab gusi bengkak. Banyak orang yang beranggapan bahwa semakin kencang menggosok gigi maka gigi akan semakin bersih. Padahal, alih-alih membuat gigi menjadi bersih mengkilap, terlalu keras menggosok gigi justru menyebabkan gusi menjadi terluka, berdarah, dan akhirnya membengkak.

Jaringan gusi yang rusak juga dapat menyebabkan garis gusi melonggar turun sehingga membiarkan sebagian akar gigi terbuka. Hal ini pada akhirnya dapat memicu kemunculan gejala-gejala gigi sensitif.

2 dari 10 halaman

2. Sisa-sisa Makanan

10 penyebab gusi bengkak

Sumber: klikdokter.com 2020 Merdeka.com

Penyebab gusi bengkak yang paling umum adalah adanya sisa-sisa makanan yang tidak dibersihkan dengan baik. Sisa makanan ini tertinggal di sela-sela antara gigi dan gusi dapat mengundang kuman dan bakteri masuk. Bila terus dibiarkan, bakteri dan kuman akan terus menumpuk dan akan jadi penyebab gusi bengkak.

Disarankan untuk rutin menggosok gigi dua kali dalam sehari. Hal ini dilakukan agar kebersihan gigi dan mulut selalu terjaga.

3 dari 10 halaman

3. Hormon

10 penyebab gusi bengkak

Sumber: klikdokter.com 2020 Merdeka.com

Ternyata perubahan hormon juga dapat menyebabkan gusi bengkak. Perubahan hormon ini bisa terjadi selama kehamilan, puber, menstruasi, dan menopause pada wanita.

Selama puber dan menstruasi, kadar hormon progesteron yang meningkat akan turut memperbanyak aliran darah ke gusi. Hal ini menyebabkan gusi jadi kemerahan, bengkak, dan sangat sensitif hingga mungkin mudah berdarah.

Bagi wanita usia lanjut, menopause juga dapat menyebabkan masalah gusi yang serupa. Namun, sebenarnya kondisi ini akan membaik ketika masa puber, menstruasi, dan menopause berakhir.

4 dari 10 halaman

4. Iritasi

10 penyebab gusi bengkak

Sumber: hellosehat.com 2020 Merdeka.com

Penyebab gusi bengkak selanjutnya adalah iritasi. Iritasi ini biasanya terjadi karena reaksi alergi terhadap bahan-bahan tertentu yang terkandung pada makanan, minuman, pasta gigi atau produk-produk mulut lainnya yang digunakan.

Reaksi alergi tersebut akan menyebabkan jaringan gusi menjadi merah dan kemudian membengkak. Oleh karena itu, selain menjaga kebersihan gigi dan mulut, penggunaan zat yang masuk ke dalam mulut juga penting untuk diperhatikan.

5 dari 10 halaman

5. Penumpukan Plak & Karang Gigi

10 penyebab gusi bengkak

2020 Merdeka.com

Salah satu penyebab tersering gusi bengkak adalah penumpukan plak yang ada di batas gigi dan garis gusi. Plak adalah film lengket berwarna putih yang terdiri dari bakteri dan partikel-partikel makanan yang tidak tersikat bersih.

Plak merupakan hal yang paling sering menjadi alasan dari membengkaknya gusi. Plak dapat terlihat saat Anda tidak rajin menjaga kesehatan mulut. Plak menimbulkan zat berwarna kuning pada gigi.

Sedangkan karang gigi, adalah plak yang terkalsifikasi atau mengeras. Apabila plak dan karang gigi menumpuk dan tidak dibersihkan, bisa jadi mengakibatkan peradangan pada gusi.

6 dari 10 halaman

6. Konsumsi Obat-obatan

ilustrasi obat obatan

Sumber: Shutterstock.com/panda3800

Beberapa jenis obat-obatan ternyata dapat menjadi penyebab gusi bengkak. Ketika Anda sudah menjaga kebersihan dan kesehatan mulut secara keseluruhan tetapi Anda masih mendapati gusi bengkak, maka yang harus diperhatikan apakah Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Salah satu obat yang dapat memicu terjadinya gusi bengkak adalah obat untuk menurunkan tekanan darah. Obat-obatan tersebut menyebabkan pertumbuhan berlebih pada jaringan gusi sehingga mengakibatkan pembengkakan.

7 dari 10 halaman

7. Merokok

ilustrasi merokok

Sumber: Shutterstock.com/Zdenek Fiamoli

Merokok dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan virus atau bakteri penyebab penyakit. Itu sebabnya, perokok berisiko tinggi mengalami infeksi gusi yang dapat menyebabkan gusi bengkak. Jika kebiasaan buruk ini dibiarkan terus-terusan, infeksi gusi akan semakin parah dan lebih sulit untuk disembuhkan.

8 dari 10 halaman

8. Kekurangan Vitamin

ilustrasi makanan sumber vitamin e

Sumber: Shutterstock

Kekurangan vitamin B dan C bisa menjadi penyebab gusi bengkak. vitamin B membantu pertumbuhan sel dan sirkulasi darah ke seluruh tubuh termasuk gusi. Sementara vitamin C penting untuk memproduksi kolagen yang membentuk jaringan gusi. Oleh karena itu, kekurangan dua vitamin ini akan membuat Anda rentan terkena sariawan dan gusi yang membengkak.

Usahakan selalu mengonsumsi makanan sehat dan teratur untuk mencukupi kebutuhan vitamin harian Anda. Vitamin C mudah ditemukan dalam jeruk, jambu biji, nanas, mangga, dan semangka. Sedangkan vitamin B banyak terdapat pada daging dan ikan, susu dan produk susu (yogurt, keju, mentega), kentang, dan sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam dan brokoli.

9 dari 10 halaman

9. Gingivitis

Gingivitis adalah penyakit yang paling sering menjadi penyebab gusi iritasi dan bengkak. Gingivitis biasanya disebabkan karena kebersihan mulut yang buruk.

Hal ini terjadi ketika sisa makanan yang terselip di sela gigi dan gusi lambat laun akan menjadi plak. Kemudian plak yang tidak dibersihkan ini akan mengeras dan berubah menjadi karang gigi. Karang gigi ini lah yang akan menjadi penyebab gingivitis.

Gigi yang kotor juga rentan berlubang dan bisa memicu kemunculan abses (benjolan bernanah) pada gusi sehingga membuatnya tampak bengkak. Gingivitis dapat dicegah dan diatasi dengan selalu menjaga kesehatan mulut.

10 dari 10 halaman

10. Kehamilan

10 penyebab gusi bengkak

Sumber: alodokter.com 2020 Merdeka.com

Perubahan hormon selama kehamilan membuat tubuh wanita memperoduksi darah lebih banyak dari biasanya. Akibatnya, gusi Anda jadi lebih rentan mengalami iritasi hingga berujung bengkak.

Tidak hanya itu, perubahan hormon dan sistem imun yang menurun selama kehamilan juga menghambat kemampuan tubuh untuk melawan bakteri menjadi penyebab infeksi. Hal itu lah yang menyebabkan banyak ibu hamil yang mengalami keluhan gusi bengkak.

Rutinlah periksa ke dokter gigi untuk cek kondisi gigi dan mulut Anda sejak sebelum hamil. Dokter akan memeriksa dan mengobati penyakit gusi atau masalah kesehatan lainnya yang dinilai berisiko memengaruhi kehamilan Anda nantinya.

[far]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini