Nasution, Bung Hatta, Hingga Soeharto Kompak: Sukarno Tak Tergantikan

Senin, 31 Oktober 2022 06:06 Reporter : Merdeka
Nasution, Bung Hatta, Hingga Soeharto Kompak: Sukarno Tak Tergantikan Soekarno. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Nama Ali Moertopo tidak dapat dipisahkan dengan Rezim Orde Baru. Perannya ditemukan hampir dalam berbagai peristiwa pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Namun, tidak banyak orang yang mengetahui bahwa Ali Moertopo adalah sosok yang meyakinkan Soeharto untuk naik dan menggantikan Presiden Sukarno. Bahkan Ali disebut-sebut sebagai arsitek dalam rezim Orde Baru karena perannya melapangkan dan memperkuat posisi Soeharto dalam pemerintahan.

Letnan Kolonel Ali Moertopo beberapa kali menawarkan Soeharto untuk menggantikan Presiden Soekarno pada tahun 1965. Setelah peristiwa Gerakan 30 September. Ali paham betul dengan keinginan Panglima Komandan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Soeharto saat itu. Bakal menolak jika ditawari menjadi presiden. Namun bisa menerima jika disodori kesempatan.

Dalam Majalah Tempo Edisi Khusus: Rahasia-Rahasia Ali Moertopo diceritakan bagaimana Ali Moertopo bercerita kepada adiknya yakni Ali Moersalam. Ali Moertopo telah beberapa kali meminta kesediaan Soeharto untuk menggantikan Presiden Soekarno.

2 dari 2 halaman

Alih-alih menjawab permintaan tersebut, Soeharto justru meminta Ali menemui Menteri Pertahanan Abdul Haris Nasution untuk menanyakan kesediaan menggantikan Presiden Soekarno. Jawaban Nasution tegas.

"Sukarno tak tergantikan," jawab A. H. Nasution.

Setelah itu, Nasution menyarankan Ali menemui mantan wakil presiden Mohammad Hatta. Sebagai proklamator, Hatta dianggap lebih pantas untuk menggantikan Presiden Sukarno. Akan tetapi, jawaban yang didapat tetap sama.

Menurut Hatta, Bung Karno sulit digantikan. Hatta juga mengaku sudah terlalu tua dan hanya negara totaliterlah yang mempertahankan kepemimpinan orang tua.

Mendengar laporan Ali tersebut, Soeharto berkomentar singkat. "Betul kan, Sukarno sulit dicari gantinya."

Reporter Magang: Muhammad Rigan Agus Setiawan

[noe]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini