Staycation Jadi Pilihan Isi Libur Panjang Saat Pandemi Covid-19

Selasa, 27 Oktober 2020 07:00 Reporter : Dwi Zain Musofa
Staycation Jadi Pilihan Isi Libur Panjang Saat Pandemi Covid-19 Bukan Soal Lama, Begini Trik Dapatkan Staycation Berkualitas. ©Shutterstock

Merdeka.com - Memanfaatkan libur panjang untuk berekreasi jadi salah satu cara efektif menyegarkan pikiran. Staycation (stay vacation) atau berlibur di rumah atau tempat penginapan privat seperti villa bisa jadi pilihan terbaik.Staycation dinilai menjadi cara paling aman berlibur bersama keluarga di masa penyebaran Covid-19 yang masih belum usai.

Staycation bisa dijadikan kesempatan menjalankan protokol kesehatan keluarga yang telah disusun Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

"Rumah dibersihkan dan di-disinfeksi secara rutin. Pastikan peredaran udara segar dan lancar dengan membuka ventilasi atau jendela, biarkan sinar matahari masuk," ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 dr Reisa Brotoasmoro pada keterangan pers di Kantor Presiden sebagaimana disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (23/10/2020).

Staycation sendiri tidak kalah seru dibandingkan berlibur di luar rumah. Banyak hal yang dapat dilakukan mulai tur virtual ke tempat-tempat wisata seperti museum dan sejenisnya. Bisa juga memanfaatkan internet untuk menonton konser musik, film atau membuat permainan seru bersama anggota keluarga bahkan berolahraga bersama.

Meski demikian, bagi masyarakat yang tetap memutuskan dengan sangat matang untuk bepergian keluar kota, Pemerintah mengingatkan agar memilih moda transportasi yang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Seperti maskapai penerbangan atau kereta api.

"Bagi yang memakai transportasi umum, pastikan jadwalnya sudah dipilih dari jauh hari. Agar dapat menjauhi kerumunan atau bahkan antrean panjang. Dalam perjalanan wajib memakai masker, hindari makan atau minum, hindari mengobrol panjang di bus atau kereta" ujarnya.

Untuk masyarakat yang bepergian dan harus menginap, maka pilihlah hotel atau akomodasi yang patuh dan disiplin menerapkan sanitasi dan protokol kesehatan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah meminta destinasi wisata untuk menerapkan prinsip CHSE. "Yaitu Cleanliness, Health, Safety and Environment sustainability. Atau bersih, sehat dan aman terutama dari ancaman COVID-19 dan jangan lupa tetap ramah lingkungan," jelas Reisa.

"Ingat, berlibur itu baik untuk kesehatan psikologis kita. Tetapi, tidak mengurangi tanggung jawab kita melindungi diri dan orang lain dari resiko COVID-19. Sikap bertanggung jawab juga baik untuk kesehatan mental, melindungi diri artinya melindungi orang lain juga dan pada akhirnya melindungi Indonesia," tutup Reisa. [dzm]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Merdeka Lawan Covid 19
  3. Libur Panjang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini