Serunya Melukis Masker Bersama Leka Putra di Konser Amal Kreatif Lokal

Minggu, 17 Januari 2021 12:22 Reporter : Wuri
Serunya Melukis Masker Bersama Leka Putra di Konser Amal Kreatif Lokal Serunya Melukis Masker Bersama Leka Putra di Konser Amal Kreatif Lokal. ©Credit: Vidio

Merdeka.com - Jadi salah satu barang yang banyak digunakan di masa kebiasaan baru seperti sekarang ini, masker memang bisa jadi peluang bisnis yang menjanjikan. Masker polos mungkin terasa membosankan bagi sebagian orang. Terlebih banyak yang ingin melakukan mix and match masker dengan OOTD sehari-hari agar lebih stylish.

Menariknya, ide bisnis masker yang trendi dibongkar lebih jauh bersama Leka Putra lewat sesi Workshop Kelas Melukis Masker dalam event Konser Amal Kreatif Lokal. Acara yang berlangsung pada Sabtu (16/01/2021) ini disiarkan secara live streaming di Vidio.

Yuk, intip ilmu yang bisa digali dari Leka Putra dalam Kelas Melukis Masker berikut ini!

Siapkan Bahan-Bahan untuk Melukis Masker

serunya melukis masker bersama leka putra di konser amal kreatif lokal
©Credit: Vidio

Untuk membuat masker lukis yang memiliki nilai ekonomi tinggi, hal pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan bahan-bahannya terlebih dulu. Leka menyarankan untuk menggunakan masker kain katun, bukan masker scuba. Selain itu siapkan juga kuas dan cat akrilik yang punya tekstur mirip karet saat kering. Jadi nggak melunturi masker saat dicuci.

Mulai Melukis Masker

serunya melukis masker bersama leka putra di konser amal kreatif lokal
©Credit: Vidio

Setelah bahan-bahan yang dibutuhkan siap, saatnya mulai melukis masker. Leka memilih masker kain berwarna hitam, sehingga saat proses melukis ada triknya tersendiri.
"Karena kainnya hitam, harus dimulai layer-nya dengan warna putih, sebagai base. Selain itu, cat akrilik ini kalau kering seperti karet, jadi tak sampai luntur kalau dicuci. Kalau kurang padat, bisa didobeli pewarnaan layer-nya," imbuhnya.

Trik selanjutnya adalah pilih motif masker yang mudah digambar. Dalam sesi workshop tersebut, ia memilih gambar bunga yang sederhana, jadi lebih kecil risiko salah dan mudah dijadikan contoh untuk pemula.

"Enaknya gambar bunga, kalau kurang kelopaknya bisa ditambahin tangkainya," lanjutnya menjelaskan sambil melukis masker.

Peluang bisnis di bidang kriya sendiri cukup menjanjikan jika bisa menemukan market yang tepat. Leka pun berbagi cerita tentang pengalamannya bekerja sama dengan brand asal Perancis untuk melukis produk tas kulit mereka. Omzet yang diterima cukup besar, yaitu sekitar Rp 1,5 juta per satu lukisan per harinya. Tapi, tentu saja tantangannya besar karena lukisan tersebut harus bebas dari risiko yang salah dan punya karakteristik sendiri.

Sesi Workshop bersama ikon kreatif memang jadi bagian dari rangkaian Konser Amal Kreatif Lokal. Selain Kelas Melukis Masker bersama Leka Putra, ada juga sesi workshop inspiratif lainnya bersama Chef Yuda Bustara dan Nonita Respati. Nggak hanya itu, sharing session bersama para juara Kreatif Lokal Award 2020 juga hadir untuk memberikan inspirasi bagi calon pengusaha yang ingin membangun bisnis mereka.

Konser Amal Kreatif Lokal ini juga dimeriahkan panggung musik virtual yang dimeriahkan oleh Enda & Oncy UNGU, Denny Caknan dan ditutup oleh penampilan energik dari Siti Badriah. [wri]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini