Selai lezat Nutella ternyata bukan makanan sehat?
Merdeka.com - Kabar buruk bagi Anda penggemar Nutella yang menganggap selai lezat yang satu ini adalah konsumsi sehat dan cocok untuk yang sedang berdiet, sebab Nutella dilansir sebagai makanan yang tidak begitu menyehatkan. Ferrero, perusahaan yang memproduksi campuran krim cokelat dan kacang hazelnut ini bahkan tengah dituntut oleh para konsumen akibat iklan komersial di televisi yang menyebutkan bahwa Nutella adalah konsumsi yang menyehatkan.
Tuntutan yang dilakukan oleh masyarakat California tersebut memaksa pihak Ferrero harus membayar lebih dari USD 3 juta (atau setara dengan 30 miliar rupiah) kepada konsumen Nutella di California. Para pembeli selama ini merasa tertipu akan kelezatan Nutella serta iklan yang ditampilkan di televisi yang menyebutkan bahwa Nutella adalah menu sarapan sehat dan cara paling ideal untuk memulai hari. Namun pernyataan tersebut ternyata kontras dengan label di balik kemasannya.
"Keluhannya adalah bahwa iklan ini dan iklan yang lain suka bermain-main tentang betapa sehatnya manakan ini bagi sarapan anak-anak dan lalai menyebutkan bahwa beberapa sendok makan Nutella pada roti panggang sebenarnya mengandung 200 kalori, 11 gram lemak (3,5 gram lemak jenuh) dan 21 gram gula," komentar situs Consumerist.com, seperti yang dilansir dari NY Daily News (27/04).
Pihak Ferrero pun setuju untuk mengubah strategi iklan, mengubah label, dan pernyataan program penjualan tentang Nutella. Selain itu, mereka juga akan membuat iklan komersial yang baru dan mengubah website Nutella. (mdk/riz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya