Sabun hiu, cara baru merawat kulit sekaligus menjaga alam

Senin, 30 Juli 2018 11:26 Reporter : Tantri Setyorini
Shark Fin Soap dari Lush Cosmetics. ©Lush

Merdeka.com - Sabun merupakan salah satu produk kecantikan yang paling umum digunakan. Namun deterjen yang digunakan untuk menghasilkan busa pada produk ini juga kerap dituding sebagai polutan air. Karena itulah sebuah perusahaan produsen produk kecantikan memberikan solusi.

Lush Cosmetics, salah satu merek beautycare yang mengedepankan konsep ramah lingkungan mencoba memberikan produk-produk natural sekaligus mengajak para konsumen untuk melestarikan alam.

Shark Fin Soap dari Lush Cosmetics Lush


Lush Cosmetics menghadirkan produk kecantikan ramah lingkungan. Bentuknya unik, seperti ikan hiu yang tengah berenang di laut biru. Produk sabun ini diberi nama Shark Fin Soap. Termasuk produk limited edition, jadi hanya tersedia dalam jumlah yang terbatas.

Shark Fin Soap dari Lush Cosmetics 2018 Pretty 52


Desain sabun yang begitu unik membuatnya sangat laris di pasaran hingga akhirnya terjual habis. Pada edisi pertamanya, Shark Fin Soap ternyata jadi produk best seller Lush Cosmetics.

Turquoise waters called for a color themed combo! @lushcosmetics #sharkfinsoap

A post shared by EpicBaths (@epicbaths) on

Sabun ini memberikan aroma lavender limau yang menampilkan bahan-bahan bergizi yang ia gunakan. Sabun ini terinspirasi dari laut sehingga Lush memasukkan manfaat rumput laut yang berfungsi sebagai pelembut kulit. Karena menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan, tentunya sabun ini akan larut di air tanpa mencemarinya.

Tak sampai di situ saja kelebihan Shark Fin Soap. Sebagai bagian dari kepedulian mereka terhadap kelestarian laut, Lush memberikan 100 persen hasil penjualan sabun ini untuk program konservasi hiu dan laut.

Reporter: Vinsensia Dianawanti
Sumber: Liputan6.com [tsr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini