Queen's Bath, infinity pool para bangsawan yang tak ragu menelan korban jiwa

Senin, 6 November 2017 16:16 Reporter : Tantri Setyorini
Queens Bath. © Getty Images/Monica & Michael Sweet

Merdeka.com - Hawaii terkenal sebagai surga tropis dengan pemandangan laut yang indah. Kepulauan ini diburu wisatawan karena pantai yang memesona seperti Waikiki dan Poipu. Tetapi Hawaii masih punya satu objek wisata yang tak kalah indahnya, yaitu Queen's Bath.

Queen's Bath adalah sebuah kolam unik yang terbentuk dari sinkhole (lubang runtuhan). Letaknya di Princeville, Kaua'i, Hawaii. Kolam air pasang ini tak beda jauh dengan infinity pool di tepi laut, hanya saja terbentuk secara alami.

Queens Bath © /blendercroixEATS

Kolam berupa cekungan yang dikelilingi bebatuan lava beku. Airnya berwarna biru hijau jernih. Di dalamnya hidup sejumlah ikan dan hewan laut lainnya.

Dilansir Hawaiian Petroglyphs, tadinya Queen's Bath lebih dikenal sebagai bagian dari Keanalele. Queen's Bath yang sesungguhnya berada di Kalapana, bukan Kaua'i. Disebut demikian karena dulunya sering didatangi oleh para ali'i (bangsawan) untuk berlibur. Namun Queen's Bath yang asli hancur di tahun 1987 karena erupsi Gunung Kilauea.

Queens Bath © Feel The Planet

Beberapa lama kemudian, nama Queen's Bath sudah dilekatkan pada situs serupa di Princeville. Dilansir Kaua'i Beach Scoop, nama Queen's Bath didedikasikan untuk ibunda Pangeran Albert. Sejarah Princeville memang berkaitan erat dengan keluarga kerajaan tersebut.

Queen's Bath termasuk objek wisata favorit di musim panas. Juga dianggap sebagai lokasi romantis oleh sejumlah pasangan. Untuk mencapai kolam ini, wisatawan harus mendaki selama 15 menit dari pantai.

Queens Bath © Flickr/Mike Shaw

Namun keindahan surgawi Queen's Bath juga bisa mendatangkan maut bagi mereka yang kurang waspada. Saat musim dingin antara bulan Mei dan Oktober, laut dihantam air pasang setiap hari. Pada saat-saat seperti ini para peselancar berdatangan untuk mengadu nyali dengan ombak. Namun saat ini pula Queen's Bath paling berbahaya untuk dikunjungi.

Saat air pasang, Queen's Bath kerap dijilat ombak. Tak jarang wisatawan yang sedang berenang atau duduk-duduk di tepian terseret ke laut. Sejauh ini sudah ada puluhan korban jiwa melayang. Jadi pengelola pantai memasang peringatan agar pengunjung senantiasa berhati-hati. Mereka juga disarankan untuk selalu mengecek reportase selancar di pagi hari. [tsr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.