Pria suka berselingkuh? Salahkan hormon!

Kamis, 2 Mei 2013 17:33 Reporter : Kun Sila Ananda
Pria suka berselingkuh? Salahkan hormon! Ilustrasi selingkuh. ©2012 Shutterstock/michaeljung

Merdeka.com - Apa yang menyebabkan pria berselingkuh? Pertanyaan ini mungkin akan menjadi misteri bagi kebanyakan wanita. Namun peneliti menemukan bahwa perselingkuhan juga bisa disebabkan oleh hormon.

Dalam tubuh manusia terdapat hormon bernama oxytocin yang memfasilitasi kepercayaan dan membuat manusia bisa membentuk ikatan kuat dengan pasangannya. Hormon ini dipercaya bisa menjadi kunci mengapa seseorang berselingkuh.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Neuroscience ini menunjukkan bahwa pria yang telah berpasangan dan berkomitmen menjadi tak tertarik dengan wanita lain ketika mereka diberikan tambahan hormon oxytocin, seperti dilansir oleh Huffington Post (29/04).

Pria yang diberikan hormon ini menjaga jarak dari wanita selain pasangan mereka. Sementara pria yang masih lajang dan berpasangan namun tidak menerima hormon oxytocin, mengaku lebih nyaman ketika berdekatan dengan wanita.

Dr Wiggy Saunders dari Robinhood Integrative Health menjelaskan bahwa tingkat hormon oxytocin pada pria menunjukkan kemungkinan pria berselingkuh. Tingkat oxytocin yang rendah membuat pria mudah berselingkuh. Begitu juga sebaliknya bagi pria yang memiliki hormon oxytocin tinggi. [kun]

Topik berita Terkait:
  1. Perselingkuhan
  2. Penelitian Ilmiah
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini