Pria-pria kaya China pakai jasa 'pemburu cinta' untuk cari jodoh

Jumat, 25 Juli 2014 10:45 Reporter : Tantri Setyorini
Ilustrasi pasangan. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Dragon Images

Merdeka.com - Peraturan yang dikeluarkan pemerintah China pada tahun 80-an mengenai perencanaan keluarga dengan satu anak saja ternyata telah menimbulkan masalah kependudukan yang serius di kemudian hari. Karena kebudayaan China menganggap anak lelaki lebih penting daripada anak perempuan, akhirnya jumlah kasus aborsi terhadap bayi berjenis kelamin perempuan jadi meningkat tajam. Akibatnya jumlah perempuan dalam usia muda di negara itu saat ini bisa dikatakan sangat sedikit, tidak sebanding dengan jumlah pria lajang. Hal ini menyebabkan persaingan ketat di antara para pria untuk mencari jodoh.

Pria-pria dari golongan ekonomi menengah ke bawah umumnya kurang beruntung dalam ajang pencarian jodoh ini, karena itulah sebagian besar pria-pria ini menjadi perjaka tua. Sementara itu para pria dengan kemampuan finansial di atas rata-rata tampaknya cukup beruntung. Mereka memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan perempuan China yang masih muda, lajang, dan ideal. Tetapi dengan segudang aktivitas padat dan urusan bisnis yang tak mungkin ditinggalkan membuat pria-pria lajang dan sukses ini kesulitan meluangkan waktu untuk bersosialisasi demi menemukan wanita idaman mereka.

Photo by BBC

Permasalahan ini ternyata justru menjadi peluang bagi segelintir orang. Dan dalam kurun waktu satu dekade terakhir muncullah yang disebut 'pemburu cinta'. para pemburu cinta ini adalah orang-orang yang menyediakan jasa bagi para pria lajang golongan ekonomi menengah ke atas China untuk mencarikan calon pasangan yang ideal.

Salah satu pemburu cinta, Peng Tai (marga tak disebutkan) mengaku kepada BBC kalau ia bekerja untuk Diamond Bachelors 'Agency, perusahaan jasa berbasis di Shanghai yang tugasnya adalah mencarikan jodoh bagi pria-pria lajang dan kaya. Saat ini perusahaan tersebut memiliki ratusan pria lajang kaya yang sedang mencari istri dalam daftar anggotanya. Biaya bergabung ke biro jodoh eksklusif ini mulai dari 295 juta rupiah, bervariasi sesuai dengan kemampuan finansial masing-masing calon anggota.

Peng Tai biasanya mencari calon pasangan yang potensial untuk kliennya dengan berbagai cara. Untuk klien dengan posisi finansial golongan menengah biasanya dia akan 'berburu' gadis-gadis muda dan cantik di tempat umum seperti pusat perbelanjaan. Jika sudah menemukan calon yang kira-kira cocok dengan kriteria klien, dia akan mendekati wanita tersebut dengan pertanyaan pembuka, "Apakah Anda sudah memiliki pasangan?" Jika si gadis belum punya pasangan dan setuju, ia akan dimasukkan ke dalam daftar calon yang nantinya akan diseleksi lebih jauh lagi oleh si klien sendiri. Tetapi tentu saja tak jarang wanita yang menolak didekati dengan cara blak-blakan seperti itu.

Klien Peng Tai sangat bervariasi. Semakin tinggi status ekonominya, semakin sulit pula kriteria calon jodoh yang diminta. Kriteria umum adalah memiliki penampilan yang menarik, usia 22 sampai 24 tahun, dan memiliki gelar master dari salah satu universitas ternama di Beijing atau Shanghai. Salah satu klien bersikeras untuk dicarikan gadis yang wajahnya persis dengan aktris Zhang Ziyi, bintang film Crouching Tiger, Hidden Dragon. Seorang taipan real estate, membayar para pemburu cinta untuk mencari gadis yang ideal di sembilan kota dan mewawancarai sekitar 10.000 perempuan untuk mencari calon jodoh yang paling sesuai dengan keinginannya.

Dengan melakukan pekerjaan ini, Peng Tai mengaku ia mendapatkan upah yang lebih dari lumayan. Para pemburu cinta dengan klien-klien kelas atas bisa mendapatkan bonus senilai ratusan juta rupiah. Walaupun menjadi 'mak comblang' seperti ini terkesan seperti profesi yang kurang maskulin bagi kebanyakan pria China, tetapi Peng Tai tak peduli. "Ini adalah pekerjaan saya dan kami menyediakan layanan yang sangat dibutuhkan," pungkasnya. [tsr]

Topik berita Terkait:
  1. Profesi Unik
  2. Jodoh
  3. Jatuh Cinta
  4. Bercinta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.