Prancis Punya Museum Kuliner Baru, Pengunjung Bebas Cicip-Cicip

Selasa, 3 Desember 2019 10:59 Reporter : Tantri Setyorini
Prancis Punya Museum Kuliner Baru, Pengunjung Bebas Cicip-Cicip Cite Internationale de la Gastronomie. ©2019 OnlyLyon/Geoffrey Reynard

Merdeka.com - Biasanya alat peraga dan pajangan di museum tidak boleh disentuh. Ada pembatas yang menghalangi tangan iseng pengunjung jika ingin menyentuhnya. Namun museum kuliner di Prancis ini menawarkan konsep yang berbeda. Tak cuma boleh menyentuh, para pengunjung di sana bahkan disarankan untuk mencicipi makanan yang diperagakan.

Cite Internationale de la Gastronomie atau International City of Gastronomy adalah sebuah museum makanan yang baru dibuka di Lyon, Prancis. Menurut laporan DailyMail (6/11/2019), museum ini bertujuan untuk memperkenalkan dunia gastronomi Prancis dan global menggunakan panca indera.

1 dari 4 halaman

Tempat Belajar Sejarah Panjang Kuliner Dunia

 /></p>
<p style=2019 OnlyLyon/Geoffrey Reynard

Cite Internationale de la Gastronomie dibangun di atas lahan seluas 4000 meter persegi dan terdiri dari empat lantai. Ada empat sayap bangunan dengan Dome des Quatre Rangs sebagai pusatnya.

Pengunjung akan diajak untuk mempelajari sejarah panjang kuliner dunia lewat informasi yang disajikan secara interaktif dan benda-benda bernilai sejarah, termasuk alat masak kuno.

2 dari 4 halaman

Museum Kuliner Interaktif

 /></p>
<p style=2019 OnlyLyon/Geoffrey Reynard

Pameran permanen museum menampilkan resep, menu, foto, dan area interaktif. Ada juga berbagai pameran interaktif seperti Atlas Gastromonie. Layar sentuh dan peta setinggi dinding yang dimiliki museum juga bisa menjadi sarana bagi pengunjung untuk belajar tentang masakan dari seluruh dunia.

3 dari 4 halaman

Pengunjung Disarankan untuk Mencicipi

 /></p>
<p style=2019 OnlyLyon/Geoffrey Reynard

Mayoritas lantai tiga museum didedikasikan untuk sesi mencicipi dan demonstrasi partisipatif. Ada demo memasak masakan lokal dan internasional yang bisa disaksikan oleh pengunjung. Setiap hari, masakan yang ditampilkan bakal berbeda dan pengunjung sangat disarankan untuk mencicipinya.

4 dari 4 halaman

Mengenalkan Dunia Makanan kepada Anak secara Imajinatif

 /></p>
<p style=2019 OnlyLyon/Geoffrey Reynard

Ada juga area Miam Miam yang berarti nyam-nyam di dalam bahasa Indonesia. Area ini dikhususkan untuk anak-anak dan bertujuan mengajak mereka untuk menjelajahi dunia makanan secara imajinatif.

Mereka dapat bermain petak umpet di dalam keranjang belanjaan yang diisi dengan buah dan sayuran segar, bereksperimen dengan resep melalui perangkat teh interaktif, dan terbang di belakang seekor lebah melalui augmented reality untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bumi dan tempat asal makanan.

Cite Internationale de la Gastronomie dibuka setiap Minggu sampai Jumat, mulai jam 7 sampai 10. Pada hari Sabtu, museum buka lebih lama, dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam.

[tsr]
Topik berita Terkait:
  1. Travel
  2. Museum
  3. Prancis
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini