Peserta Wonderful East Indonesia Yacht Rally 2019, Terbuai Pulau Sebatik

Jumat, 30 Agustus 2019 11:11 Reporter : Haris Kurniawan
Peserta Wonderful East Indonesia Yacht Rally 2019, Terbuai Pulau Sebatik Peserta Wonderful East Indonesia Yacht Rally 2019. ©2019 Dok. Kemenpar

Merdeka.com - The Entry Point of Wonderful East Indonesia Yacht Rally 2019 dimanfaatkan maksimal Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Sebuah tour mengasikkan digelar untuk memperkenalkan potensi wisata Pulau Sebatik, Kamis (29/8). Tanpa terkecuali, seluruh peserta terlihat menikmati tour tersebut.

"Asik, kami bisa mengeksplorasi banyak hal. Melihat langsung kehidupan masyarakat di perbatasan antara Indonesia dan Malaysia. Merasakan aura yang berbeda dengan kehidupan perkotaan," kata Timothy Victor, salah satu peserta sail tersebut.

Diluar dari itu, menurut Victor, Sebatik juga menawarkan berbagai destinasi menarik. Bahkan sangat instagrameble. Ada jembatan Sungai Taiwan, Pantai Kayu Angin, Tugu Perbatasan Garuda NKRI, serta Pelabuhan Sei Pancang. Dengan berbagai destinasi yang ditawarkannya sudah barang tentu wisatawan akan betah.

"Yang paling unik adanya rumah yang berdiri di dua negara. Sebagian berada di Indonesia, sebagian lagi ada di wilayah Malaysia. Padahal pemilik rumah merupakan warga negara Indonesia. Ini menandakan keharmonisan yang terbangun di perbatasan," kata kapten kapal SV Gemini Lady tersebut.

Hal senada juga diungkapkan peserta lainnya Dennis Jhon Cambel. Menurutnya wisata di Sebatik menawarkan nuansa yang berbeda. Nuansa yang unik tapi juga menarik. Terlebih senyum sapa masyarakatnya yang begitu ramah membuat perjalanan tersebut menyenangkan.

"Ini yang saya suka dari orang-orang Indonesia. Selalu ramah menyambut setiap tamu yang datang. Saya sudah berlayar ke berbagai belahan dunia, dan selalu ingin kembali ke Indonesia," kata pelaut asal Australia itu.

Mendengar hal tersebut, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani pun makin bersemangat. Apalagi semenjak awal Kemenpar memang terus mendorong pariwisata di daerah perbatasan. Pasalnya pariwisata pasar border area sangat menjanjikan. Secara geografis, border area relatif mudah dijangkau wisman dari negeri tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Dengan kedekatan ini wisman pun semakin murah menjangkau destinasi di border area.

"Potensi pasar border area ini sangat menjanjikan. Sebatik punya potensi bagus menjaring wisman. Maka dari itu daerah ini menjadi salah satu fokus pengembangan kami dari awal tahun. Pokoknya akan kita dorong terus sehingga potensinya makin besar lagi," ucapnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun seirama. Dirinya berkeyakinan setiap sail internasional akan menjadi stimulus bagi setiap daerah yang dilintasi. Karena daerah dilewatinya akan terekspose lebih luas lagi

Selain itu rally ini juga memiliki sharing economi yang besar bagi daerah. Karena para yachter atau pelayar itu akan mengeluakan spending besar. Baik untuk bahan bakar kapal, perbaikan kapal, makan dan minum hingga merchandise untuk dibawa ke negara asal.

"Spending mereka perhari itu cukup besar. Untuk makan dan minum saja bisa 50 dolar perhari. Belum untuk solar dan lainnya. Ini sangat menjanjikan untuk perputaran uang di daerah. Belum lagi media expose yang diterima akan semakin mengangkat setiap destinasi yang dilalui para yachter ini," ungkap Menteri asal Banyuwangi itu. [hrs]

Topik berita Terkait:
  1. Berita Kemenpar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini