[Part 2] 9 Buku favorit Steve Jobs yang patut dibaca

Selasa, 2 Desember 2014 00:08 Reporter : Destriyana
[Part 2] 9 Buku favorit Steve Jobs yang patut dibaca Steve Jobs. ©2014 Merdeka.com/www.nytimes.com

Merdeka.com - Siapa tak kenal Steve Jobs. Dia adalah pendiri, ketua, dan sekaligus CEO dari Apple Inc. Pria bernama lengkap Steven Paul Jobs ini dikenal dengan pemikirannya yang nyentrik.

Dengan menggabungkan teknologi dan seni liberal, Jobs mengatakan bahwa Apple mampu membuat produk yang sangat canggih dari sudut pandang teknologi, tetapi juga membuatnya menjadi intuitif, mudah digunakan, fun-to-use, sehingga mereka benar-benar sesuai dengan pengguna.

Jobs memiliki perspektif itu setelah membaca berbagai buku, seperti diulas dalam biografi Walter Isaacson. Dan kami telah mengumpulkan daftar buku-buku yang paling berpengaruh pada cara pandang pendiri Apple ini. Mari kita simak bersama!

[Part 1] 9 Buku favorit Steve Jobs yang patut dibaca

1 dari 4 halaman

Mucusless Diet Healing System oleh Arnold Ehret

Steve Jobs. ©2014 Merdeka.com/abcnews.go.com

Keinginan Jobs untuk berdiet semakin besar setelah dia membaca buku ini. Arnold Ehret sendiri adalah seorang ahli diet Jerman yang merekomendasikan praktik seperti puasa jus.

Setelah membaca karya Ehret, Jobs menjadi seorang ekstremis gizi, yang hanya makan wortel selama berminggu-minggu pada suatu waktu. Hal itu membuat kulitnya dilaporkan mulai berubah oranye.

Tetapi jangan coba ini di rumah karena Ashton Kutcher yang mencoba diet semua buah saat mempersiapkan perannya sebagai Steve Jobs, akhirnya harus menginap di rumah sakit.

 /></p>
<p><a  href=[Part 1] 9 Buku favorit Steve Jobs yang patut dibaca

2 dari 4 halaman

Autobiography of a Yogi oleh Paramahansa Yogananda

Steve Jobs. ©2012 Merdeka.com

Jobs juga membaca Autobiography of a Yogi yang ditulis oleh seorang guru yoga asal India, Paramahansa Yogananda, ketika dia masih SMA.  Kemudian dia membaca buku itu lagi, ketika dia tinggal di sebuah wisma di kaki bukit Himalaya di India. Buku ini tetap menjadi bagian utama dari kehidupan Jobs. Dia bahkan membacanya kembali setiap tahun.

 /></p>
<p><a  href=[Part 1] 9 Buku favorit Steve Jobs yang patut dibaca

3 dari 4 halaman

Zen Mind, Beginners Mind oleh Shunryu Suzuki

Steve Jobs. © Slashgear.com

Sekembalinya Jobs dari India, minatnya pada meditasi semakin berkembang. Hal itu sebagian berkat buku Zen Mind, Beginner's Mind. Pada tahun 1970-an di california, Zen Buddhisme pertama kali menginjakkan kakinya di Amerika.

Beruntung Jobs dapat menghadiri kelas yang dipimpin oleh Shunryu Suzuki, biarawan Jepang yang menulis buku yang disukainya itu.

"Dia menjadi benar-benar serius dan egois, dan sering kali tak terbantahkan," kata Daniel Kottke, sahabatnya pada waktu itu.

"Zen telah membawa pengaruh besar pada hidup saya sejak itu," kata Jobs kepada Isaacson. "Pada satu titik saya berpikir tentang pergi ke Jepang dan mencoba masuk ke dalam biara Eihei-ji, namun penasihat spiritual saya mendesak saya untuk tetap tinggal di sini (di California)."

 /></p>
    <div class=4 dari 4 halaman

The Innovators Dilemma oleh Clayton M. Christensen

Steve Jobs. ©2014 Merdeka.com

Apple memiliki kebiasaan mengganggu dirinya sendiri. IPhone, misalnya, memiliki banyak fitur dari iPod, sehingga membuat itu tampak seperti perangkat musik yang kuno.

Jobs bisa melihat bahwa kanibalisme itu adalah bagian penting dari pertumbuhan. Semua itu berkat buku yang ditulis oleh profesor legendaris Harvard Business School Clay Christensen.

Buku ini berpendapat bahwa perusahaan bisa hancur oleh kesuksesan mereka sendiri, yakni tetap berkomitmen pada produk yang sama bahkan setelah teknologi (dan pelanggan) berubah.

Jobs menjelaskan bahwa hal yang sama tidak akan terjadi pada Apple, seperti yang dikatakannya dalam penjelasannya tentang mengapa dibutuhkan untuk merangkul cloud computing.

 /></p>
<p><a  href=[Part 1] 9 Buku favorit Steve Jobs yang patut dibaca

Inilah empat sisanya dari sembilan buku yang berdampak besar pada kehidupan seorang pendiri Apple. Apakah Anda juga ingin membacanya? [des]

Baca juga:

Topik berita Terkait:
  1. Pengembangan Karir
  2. Tips Karir
  3. Top List
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini