Objek Wisata Lain Masih Tutup, Kenapa Taman Safari Boleh Beroperasi?

Minggu, 29 Agustus 2021 19:38 Reporter : Tantri Setyorini
Objek Wisata Lain Masih Tutup, Kenapa Taman Safari Boleh Beroperasi? Istana Panda di Taman Safari Indonesia. ©2020 Merdeka.com/Arie asuki

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Bogor, mengizinkan Taman Safari Indonesia (TSI) yang berlokasi di Cisarua kembali beroperasi. Padahal PPKM di Jawa dan Bali baru saja diperpanjang hingga 30 Agustus 2021.

Diketahui, pemerintah memberlakukan PPKM Level 3 di Jabodetabek hingga 30 Agustus 2021. Aturan ini, memberi pelonggaran dari sebelumnya PPKM Level 4. Tempat-tempat wisata yang lain pun masih belum buka. Lalu, kenapa Taman Safari diberikan pengecualian?

Beban Operasional Mencekik

Bupati Bogor, Ade Yasin menegaskan, diizinkannya TSI beroperasi untuk mendukung biaya operasional, terutama perawatan satwa-satwa yang ada di sana.

Ada beban operasional yang harus ditanggung manajemen. Seperti pemberian pakan satwa dan pemeliharaan kesehatan satwa yang biayanya tidak sedikit. Agenda ini jadi sulit dijalankan dengan tidak adanya pemasukan selama TSI tutup.

"TSI kan bisa dikatakan konservasi, ya. Hewan juga butuh pakan dan mereka sekitar 1,5 bulan tidak ada pemasukan sementara beban operasionalnya cukup tinggi. Maka kami izinkan beroperasi dengan sejumlah pembatasan," kata Ade Yasin, Selasa (24/8/2021).

275 Satwa Baru Lahir Butuh Pakan dan Perawatan

wisatawan di taman safari indonesia
©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Direktur TSI Group, Jansen Manansang menjelaskan, TSI melahirkan 275 satwa di tengah kesulitan selama Pandemi Covid-19.

"Sejak awal 2020 sampai akhir 2020 ada 275 satwa lahir atau selama pandemi Covid-19. Tidak ada satwa yang kurus apalagi mati," kata Jansen.

Dia mengungkapkan, sejak awal pandemi, TSI berulang kali tutup dan membatasi aktivitas. Tapi, dia mengklaim bahwa TSI Bogor tidak pernah mengurangi porsi makanan untuk koleksi satwa yang ada.

Kelahiran Bonesia, menjadikan koleksi satwa gajah di TSI Bogor menjadi sekitar 50 ekor. Sedangkan jumlah satwa di TSI Bogor lebih dari 3.000 ekor. Tentunya semua membutuhkan pakan dan perawatan yang memadai.

2 dari 2 halaman

Pembatasan Terkait Pembukaan Taman Safari

wisatawan di taman safari indonesia
©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Beberapa pembatasan yang diberlakukan terkait perizinan operasi Taman Safari antara lain hanya boleh menerima kunjungan wisatawan 50 persen dari kapasitas dan pengunjung tidak diizinkan untuk turun dari mobil.

"Untuk safari journey, kami izinkan. Tapi untuk wahana rekreasi lain tidak kami izinkan. Kalau melihat satwa dari dalam mobil boleh. Tapi tidak boleh ada interaksi antar pengunjung," tegas politisi PPP itu.

"Curug-curug ditutup, kolam renang, tempat berkumpul seperto arena pertunjukan itu belum boleh dulu. Jadi hanya safari journey atau pengunjung tidak boleh turun dari mobil," katanya.

Reporter: Asnida Riani
Sumber: Liputan6.com [tsr]

Baca juga:
PPKM Turun Level, Waspadai Risiko yang Dibawa Travel Revenge Warga
Serunya Berkeliling Paris dengan Bus Amfibi
Menyusuri Jejak Peradaban Mesir Kuno di Kuil Karnak
Mengunjungi Museum Es Krim di Singapura

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini