Menurut pakar asmara, ini 4 tanda hubungan bakal langgeng!

Kamis, 28 Juli 2016 03:02 Reporter : Tantri Setyorini
Menurut pakar asmara, ini 4 tanda hubungan bakal langgeng! Ilustrasi pasangan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Konsep soulmate atau belahan jiwa mungkin terdengar mengada-ada bagi sebagian orang. Bagi sejumlah orang, belahan jiwa bukanlah pasangan yang jatuh dari langit, namun seseorang yang berkembang dan bertumbuh bersama kita dalam menjalani hubungan.

Lalu apakah pasangan saat ini adalah pasangan sejati kita kelak? Bagaimana caranya kita mengetahui kalau hubungan dengan pasangan akan sampai ke jenjang pernikahan?

Menurut pakar hubungan asmara, Talia Goldstein, pasangan yang berpotensi langgeng menunjukkan tanda-tanda berikut ini.

Memiliki preferensi dan selera yang sama saat travelling


Ilustrasi pasangan berlibur 2014 Merdeka.com/shutterstock/Dudarev Mikhail

Jika kamu ingin mengetahui tingkat kecocokanmu dengan pasangan, cobalah untuk merencanakan liburan atau sekadar melakukan perjalanan bersama.

"Pasangan yang serasi adalah dua orang yang bersedia dan ingin melakukan perjalanan dengan cara yang sama," kata Goldstein. Preferensi pasangan saat bepergian berdua bisa mencerminkan gaya hidup masing-masing. Ketidakcocokan dalam pemilihan transportasi atau akomodasi saja bisa menimbulkan masalah di jalan atau bahkan merusak keseluruhan rencana liburan.

"Jika Anda memiliki pikiran yang benar-benar sempit tentang cara bepergian, Anda mungkin memiliki pola pikir yang sama dalam aspek-aspek lain dalam kehidupan Anda," tambahnya.

Memiliki hobi yang sama dan senang melakukannya bersama-sama


Ilustrasi pasangan 2016 Merdeka.com

Memiliki satu atau dua ketertarikan yang sama merupakan hal penting untuk menjamin kelangsungan hubungan. Namun lebih penting lagi jika aktivitas yang menjadi sumber ketertarikan kita dan pasangan dilakukan bersama-sama.

"Harus ada setidaknya dua atau tiga hal yang benar-benar ingin Anda lakukan bersama-sama," kata Goldstein. "Ini adalah tentang menghabiskan waktu bersama-sama."

Memiliki kepribadian yang saling melengkapi


Ilustrasi pasangan 2016 Merdeka.com

Goldstein menyatakan bahwa di sebagian besar hubungan sukses dia saksikan, pasangan-pasangan itu memiliki kepribadian yang saling melengkapi. Dua kepribadian bertolak belakang yang justru menjadi penyeimbang untuk satu sama lain.

Jadi tak perlu mengeluh kalau kita dikaruniai pasangan dengan kepribadian yang berlawanan. Menurut Goldstein, pasangan yang sama-sama tertutup atau sama-sama memiliki kepribadian terbuka misalnya, lebih sering bermasalah daripada pasangan yang berbeda sifat.

"Jika Anda memiliki yin dan yang, keduanya akan menyeimbangkan satu sama lain," kata Goldstein. "Saya telah membuktikan sendiri bahwa keseimbangan bekerja dengan sangat baik dalam suatu hubungan."

Memiliki pasangan yang bisa membuat kita merasa nyaman dengan diri sendiri


Ilustrasi pasangan 2016 Merdeka.com

Jika kita merasa paling bisa menjadi diri sendiri saat bersama pasangan atau merasa bisa menyampaikan isi hati dan pikiran dengan mudah kepada pasangan, menurut Goldstein kita sudah berada di jalur yang benar.

Jika pasangan itu tak canggung melakukan hal-hal bodoh bersama, mungkin mereka bisa bersama dalam jangka panjang.

Itulah beberapa tanda yang menunjukkan suatu hubungan bakal bertahan lama. Jika hubunganmu dan pasangan tidak memiliki salah satu pertanda di atas, saatnya untuk melakukan introspeksi bersama. Segalanya bisa diperbaiki, kok, asalkan kita memiliki tujuan positif bersama. [tsr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini