Menengok Dubai Safari Park yang Dibangun di Bekas Tempat Pembuangan Sampah

Kamis, 22 Oktober 2020 11:11 Reporter : Tantri Setyorini
Menengok Dubai Safari Park yang Dibangun di Bekas Tempat Pembuangan Sampah Dubai Safari Park. ©Arabian Business

Merdeka.com - Tutup selama dua tahun, Taman Safari Dubai atau Dubai Safari Park, Uni Emirat Arab (UEA) akhirnya kembali dibuka untuk umum justru di tengah pandemi di mana banyak taman hiburan berhenti beroperasi.

Dubai Safari Park mulai dibuka pada tanggal 5 Oktober 2020. Pembukaan Taman Safari Dubai kali ini karena pemerintah UEA berupaya untuk meningkatkan sektor pariwisata yang terpukul parah di tengah pandemi virus corona. Taman ini awalnya adalah lokasi pembuangan sampah.

Taman Safari di Tengah Gurun

Direktur Operasional Muna Alhajeri mengatakan, taman yang terletak di wilayah gurun timur Dubai, salah satu dari tujuh emirat yang membentuk UEA - adalah rumah bagi hampir 3.000 satwa.

"Ini termasuk hewan langka yang hadir untuk pertama kalinya di Uni Emirat Arab," katanya kepada AFP, seperti dikutip dari Arabian Business, Rabu, 7 Oktober 2020.

Dari 3.000 hewan yang ada, di antaranya termasuk spesies Gajah Afrika, beruang hitam Asia atau "beruang bulan", dan antelop bongo Afrika.

Baca Selanjutnya: Dibangun di Lahan Bekas Tempat...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Travel
  3. Dubai
  4. Ragam Konten
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini