Kulit Tubuh Mengelupas? Ini 8 Hal yang Bisa Dilakukan agar Tidak Bertambah Parah

Rabu, 24 April 2019 13:20 Reporter : Tantri Setyorini
Kulit Tubuh Mengelupas? Ini 8 Hal yang Bisa Dilakukan agar Tidak Bertambah Parah Ilustrasi tabir surya. ©2019 Merdeka.com/Pexels

Merdeka.com - Kulit kering dan mengelupas biasanya merupakan tanda kerusakan pada lapisan epidermis. Kondisi ini terjadi karena paparan sinar ultra violet matahari.

Pada sebagian besar kasus, kulit akan mulai mengelupas sekitar tiga hari setelah beraktivitas di bawah teriknya sinar matahari. Pengelupasan biasanya berhenti ketika luka bakar sudah sembuh, sekitar tujuh hari untuk luka bakar yang lebih ringan.

Jika kulit Anda mulai mengelupas setelah terbakar matahari, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegahnya bertambah parah. Berikut ini kami tampilkan beberapa di antaranya yang direkomendasikan oleh situs kesehatan Healthline.

1. Jangan dikelupas sendiri

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah tidak menarik kulit yang terkelupas, karena bisa menyebabkan infeksi. Anda juga bisa menarik lapisan kulit yang masih sehat dengan cara ini. Biarkan proses pengelupasan terjadi secara alami.

2. Konsumsi obat pereda nyeri

Gunakan obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas seperti ibuprofen atau aspirin. Obat-obatan ini bekerja untuk mengurangi peradangan dan kemerahan di sekitar kulit yang terbakar. Juga dapat mengurangi rasa sakit yang disebabkan sengatan cahaya matahari.

3. Gunakan krim anti-inflamasi

Oleskan krim anti-inflamasi yang bersifat mendinginkan secara topikal pada kulit yang terbakar, misalnya aloe vera atau krim kortison. Tetapi hindari aloe vera jika Anda pernah menunjukkan reaksi alergi terhadap getahnya.

Jika Anda tidak alergi terhadap aspirin, hancurkan beberapa tablet aspirin menjadi bubuk halus dan tambahkan air secukupnya sampai membentuk pasta kental. Oleskan campuran ini ke area tubuh yang terkena sengatan matahari.

Hindari krim berbasis minyak atau petroleum, karena dapat memerangkap panas dan pengelupasan semakin parah.

4. Mandi air dingin

Mandilah dengan air dingin untuk membantu meringankan sensasi pedih dan pengelupasan lebih jauh. Hindari mandi jika kulit Anda juga melepuh, karena mandi bisa membuat lepuhan kulit pecah dan memicu pengelupasan lebih jauh.

Jangan gunakan sabun saat mandi. Ini bisa membuat pengelupasan semakin buruk. Cobalah untuk melembapkan kulit tepat setelah keluar dari kamar mandi. Gunakan losion berbasis gel untuk melembapkan kulit.

5. Jangan digosok

Hindari menggosok kulit Anda dengan handuk setelah Anda mandi. Ini bisa membuat pengelupasan menjadi lebih buruk. Sebaliknya, tepuk-tepuk kulit Anda dengan handuk untuk mengeringkan airnya.

6. Buat kompres dingin

Letakkan kompres basah dari air dingin atau es batu yang dibungkus kasa atau kain steril di kulit selama 20 hingga 30 menit. Kompres ini berguna untuk menenangkan iritasi dan berhenti mengelupas.

Pastikan untuk tidak mengoleskan es langsung ke kulit Anda karena dapat menyebabkan iritasi lebih lanjut.

7. Pastikan tubuh senantiasa terhidrasi

Pastikan Anda menjaga kulit Anda tetap terhidrasi dengan mengonsumsi setidaknya delapan gelas cairan sehari selama proses pemulihan. Ini akan membantu mengurangi pengelupasan.

8. Jaga kulit agar selalu tertutup

Selalu lindungi kulit Anda dengan pakaian atau tabir surya. Hindari paparan sinar matahari langsung. Lindungi kulit yang mengelupas dari kerusakan lebih lanjut dengan tabir surya yang mengandung SPF 45 atau lebih tinggi.

Demikian tips-tips yang bisa diterapkan untuk mencegah pengelupasan kulit akibat paparan sinar matahari lebih parah. [tsr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini