Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kulit Berjerawat Boleh Eksfoliasi? Kata Dokter Kulit, Begini Aturan Mainnya

Kulit Berjerawat Boleh Eksfoliasi? Kata Dokter Kulit, Begini Aturan Mainnya Ilustrasi eksfoliasi. © LivingHealthy

Merdeka.com - Jerawat memang bikin stres. Selain karena mengganggu penampilan, perawatannya juga jadi lebih ribet daripada kulit sehat tanpa masalah. Bahkan perkara eksfoliasi yang sebenarnya bagus untuk kulit pun harus dipikirkan risiko dan cara terbaik untuk melakukannya.

Eksfoliasi secara teratur bisa membantu menjaga kesehatan kulit dan karenanya mencegah jerawat. Namun bagaimana dengan kulit yang sudah bermasalah dengan jerawat? Apakah eksfoliasi tidak berbahaya untuk kulit berjerawat?

Hal yang Perlu Diketahui tentang Eksfoliasi untuk Kulit Berjerawat

Seperti yang diketahui, kulit berjerawat sangat sensitif pada pengelupasan kulit. Kendati demikian, Dr. Dennis Gross, ahli dermatologis sekaligus pendiri Dennis Gross Skincare mengatakan bahwa melakukan eksfoliasi pada kulit berjerawat sebenarnya diperbolehkan, tetapi bukan tanpa syarat.

Terdapat beberapa aturan yang harus diperhatikan agar aman melakukan eksfoliasi meskipun sedang berjerawat. Lantas apa saja aturannya? Berikut penjelasan selengkapnya.

1. Hindari Eksfoliasi dengan Scrub

Eksfoliasi kulit sangat penting untuk mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di pori-pori kulit sebagai penyebab jerawat. Selain itu, eksfoliasi juga dapat menghaluskan dan mencerahkan kondisi kulit secara keseluruhan, sehingga menjadi bagian penting dari rutinitas perawatan kulit.

Masalahnya, bagi kulit berjerawat, eksfoliasi kulit terlalu keras dan terlalu sering bisa menjadi berbahaya. Physical exfoliation atau eksfoliasi fisik seperti scrub wajah dapat merusak kulit dan menciptakan microtears yang bertindak sebagai pintu masuk yang mudah bagi bakteri dan patogen.

Scrub fisik yang kasar dan keras, terkadang juga bisa menyebabkan lebih banyak peradangan. Dengan pemikiran ini, sangat penting untuk menemukan formula dan metode pengelupasan yang cocok.

2. Pilih Chemical Peeling

Sebagai gantinya, Dennis Gross menyarankan untuk menggunakan chemical exfoliation atau ekfoliasi kimia seperti toner atau cairan yang mengandung alpha hydroxy acids (AHA) dan beta hydroxy acids (BHA).

“Kedua kandungan ekfoliasi kimia ini menjadi pilihan yang lebih aman untuk kulit berjerawat.” ujarnya, dikutip Bustle.

3. Hindari Eksfoliasi Berlebihan dan Terlalu Sering

Alih-alih sembuh dari jerawat, melakukan eksfoliasi secara berlebihan hanya akan membuat kulit menjadi kering, memproduksi lebih banyak minyak, penyumbatan pori-pori, hingga menghasilkan lebih banyak jerawat.

Melanie Palm, dokter kulit bersertifikat di San Diego turut menjelaskan bahwa efek jangka pendek dari eksfoliasi berlebihan adalah timbulnya kemerahan, gatal, nyeri, dan bercak seperti eksim.

Oleh karena itu agar tetap aman, lakukan ekfoliasi sebanyak satu hingga dua kali seminggu. Setelah melakukan pengelupasan, jangan lupa kamu juga harus menggunakan pelembab dan tabir surya.

"Karena kulit membutuhkan bahan penghalang untuk melindungi dan memperhitungkan sensitivitas yang meningkat yang disebabkan oleh eksfoliasi." Kata Shari Marchbein, ahli dermatologi berbasis di New York, dikutip dari Allure.

Reporter: Hilda IrachSumber: Fimela.com

(mdk/tsr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP