Kisah Nabi Hud dan orang-orang kaya sombong penerima azab Allah SWT

Rabu, 7 Juni 2017 00:02 Reporter : Yoga Tri Priyanto
Kisah Nabi Hud dan orang-orang kaya sombong penerima azab Allah SWT Kisah Nabi Hud as.
2. Datangnya azab karena terlalu serakah pada dunia

Merdeka.com - Kaum 'Aad yang terlalu asik menikmati dunia akhirnya mendapatkan ganjaran yang sangat berat. Ini adalah kemarahan Allah karena nikmat-Nya yang telah diberikan pada Kaum 'Aad tidak membuatnya makin bersyukur malah semakin melampaui batas.

Akhirnya, setelah beribu-ribu kali Nabi Hud mengajak kaum 'Aad menyembah Allah dan meninggalkan berhala namun tidak membuahkan hasil, Allah murka. Allah SWt menurunkan siksanya. Allah meniupkan angin yang sangat panas. Angin tersebut bahkan dapat membakar tubuh manusia. Sangat kencang bak puting beliung namun lebih kencang. Bak angin topan, namun lebih menakutkan. Bahkan angin tersebut bertiup sangat lama, yakni 8 hari 7 malam!

Akibat angin kencang itu, Kaum 'Aad pun binasa. Semua orang yang tidak menyembah Allah mati. Hanya orang-orang beriman dan Nabi Hud as beserta pengikutnya yang selamat. Kemudian, Nabi Hud memulai hidup baru di Hadramaut pengikutnya, orang-orang beriman.

Dari hari ke hari, bulan demi bulan, dan tahun berganti tahun, penduduk di daerah baru itu semakin banyak. Nabi Hud pun semakin tua. Ketika usianya genap 472 tahun, Nabi Hud pulang ke pangkuan Ilahi. Selesailah kewajibannya menyerukan kebaikan dan mengajak umat untuk meninggalkan kemaksiatan. Jenazahnya dikuburkan di sebelah timur Kota Hadramaut. Berjarak kurang lebih 80 km dari Kota Tarim. Sampai sekarang peziarah yang datang ke makam nabi Hud selalu ramai dari berbagai negara.

Topik berita Terkait:
  1. Kisah Nabi
  2. Ramadan 2017
  3. Top List
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini