Kini kecantikan Monalisa bisa dinikmati oleh kaum tuna netra

Minggu, 29 November 2015 12:42 Reporter : Tantri Setyorini
Kini kecantikan Monalisa bisa dinikmati oleh kaum tuna netra Lukisan 3D kreasi The Unseen Art Project. ©2015 The Unseen Art Project

Merdeka.com - Kini keindahan lukisan karya maestro dunia seperti Leonardo DaVinci dan Vincent Van Gogh bisa 'dilihat' oleh para penyandang tuna netra. Semua itu berkat The Unseen Art Project.

Dilansir Bored Panda (26/11), proyek ini dirintis oleh desainer asal Helsinki, Finlandia, Marc Dillon. Dillon berpendapat kalau kaum netra pun harus diberi kesempatan untuk menikmati karya yang selama ini dielu-elukan para penikmat seni.

"Bayangkan (Anda) tidak tahu seperti apa senyum Mona Lisa atau bunga matahari Van Gogh. Bayangkan Anda mendengar orang berbicara tentang lukisan-lukisan itu dan tahu mereka ada, tapi tidak pernah bisa melihatnya sendiri. Bagi jutaan penyandang tuna netra, itu adalah realitas."

Karena itulah Dillon mencoba mengubah lukisan-lukisan terkenal menjadi karya seni tiga dimensi. Dia menggunakan teknologi 3D imaging and printing berbasis pasir untuk mereka ulang karya-karya seni pada skala dan kualitas yang sama dengan aslinya.

lukisan 3d kreasi the unseen art project

Lukisan 3D kreasi The Unseen Art Project ©2015 The Unseen Art Project

Dengan cara tersebut, orang-orang yang tidak mampu melihat berkesempatan untuk mengapresiasi seni klasik layaknya orang dengan panca indera lengkap.

lukisan 3d kreasi the unseen art project

Lukisan 3D kreasi The Unseen Art Project ©2015 The Unseen Art Project

lukisan 3d kreasi the unseen art project

Lukisan 3D kreasi The Unseen Art Project ©2015 The Unseen Art Project

Saat ini The Unseen Project tengah mencari penyandang dana untuk proses produksi lewat IndieGoGo.

[tsr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini