Jumlah Investor Meningkat, Aldiracita Sekuritas Lakukan Literasi dan Inklusi Keuangan

Jumat, 1 Juli 2022 14:41 Reporter : Tantri Setyorini
Jumlah Investor Meningkat, Aldiracita Sekuritas Lakukan Literasi dan Inklusi Keuangan Aldiracita Sekuritas lakukan literasi dan inklusi keuangan. ©2022 Aldiracita Sekuritas

Merdeka.com - Tren berinvestasi di pasar modal bagi masyarakat Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini dapat dilihat dari data KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia) yang menunjukkan jumlah investor pasar modal di akhir Mei 2022 mencapai 8,8 juta, tumbuh 1,4juta investor atau sekitar 15% hanya dalam kurun waktu 5 bulan. Dengan peningkatan yang signifikan yang signifikan ini, dibutuhkan pula edukasi tepat dan menyeluruh di setiap lapisan masyarakat.

Untuk mendukung pertumbuhan jumlah investor pasar modal di Indonesia, PT Aldiracita Sekuritas bersama dengan 21 perusahaan efek dan 3 asset management lainnya mengadakan media gathering sekaligus kegiatan literasi serta inklusi keuangan di Pasar Modal di tahun 2022 dengan tema Cerdas dalam Berinvestasi.

Target audiens dari kalangan media selaku garda pertama yang turut serta membantu menyebarkan edukasi dan informasi terkait produk investasi secara tepat. Acara ini diharapkan dapat membantu mendorong literasi investasi yang tersebar luar dan mudah di akses.

2 dari 3 halaman

aldiracita sekuritas lakukan literasi dan inklusi keuangan

©2022 Aldiracita Sekuritas

Pembicara pertama Sriwidjaja Rauf yang juga merupakan Legal & Compliance Division Head PT. BRI Danareksa Sekuritas memberikan materi terkait perkembangan pasar modal serta produk-produk terkini yang ada di Pasar modal Indonesia. Selanjutnya, Sriwidjaja menjelaskan pentingnya menentukan tujuan investasi tepat sesuai dengan karakteristik risiko dari masing-masing investor sehingga dapat menyusun perencanaan keuangan dengan memilih produk investasi yang sesuai dan tepat.

Materi berikutnya dibawakan oleh Agus Pramono, selaku Head of Research PT Aldiracita Sekuritas menjelaskan pandangannya terkait market outlook semester 2 tahun 2022. Agus menjelaskan pandangannya terkait pasar Amerika Serikat yang sedang berada dalam kondisi tidak stabil karena naiknya suku bunga acuan yang ditetapkan The Fed. Ia melihat hal tersebut dapat menyebabkan Inflasi dan resesi yang tidak terkendali pada Pasar US.

"Di sisi lain, sebagai produsen sumber daya alam, Indonesia berada pada posisi yang lebih baik," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Pada akhir acara, Rudy Utomo, CEO Aldiracita Sekuritas berkesempatan memperkenalkan lebih lanjut PT Aldiracita Sekuritas Indonesia (Aldiracita) yang merupakan salah satu Perusahaan Efek dan merujuk pada data dari Bloomberg, dari Januari 2022 hingga 23 Juni 2022 PT Aldiracita Sekuritas Indonesia berhasil menempati posisi kedua dalam Bloomberg Indonesia Bonds League Table dengan membukukan nilai transaksi sebesar Rp 8,8 triliun dalam tempo yang relatif singkat. Hal ini merupakan hasil kerja keras & prestasi yang cukup membanggakan dari Manajemen & seluruh staff PT Aldiracita Sekuritas.

Selain itu, Aldiracita juga memiliki anak perusahaan yang bergerak dibidang usaha manajer Investasi yaitu PT Surya Timur Alam Raya (STAR Asset Management).
Rudy menyampaikan untuk rencana kedepannya Aldiracita juga akan fokus untuk Pengembangan serta mengoptimalkan untuk pelayanan terhadap Nasabah Ritel dengan meluncurkan aplikasi online trading bernama STRIVE yang bertujuan untuk memudahkan investor ritel dalam melakukan aktivitas invetasinya.

"Dengan aplikasi ini, investor dapat bertransaksi saham dengan lebih mudah, dimanapun dan kapanpun," jelasnya.

"Aldiracita juga akan meningkatkan pelayanannya kepada investor institusional dengan memberikan kemudahan & kecepatan bagi nasabah institusi tersebut dalam melakukan pesanan, penjualan, dan pembelian saham dengan menggunakan sistem yang baru. Kedua hal tersebut direncanakan akan dilakukan pada Juli 2022 dan menjadi milestone bagi Aldiracita yang menandai partisipasinya dalam pengembangan Pasar Modal Indonesia melalui inovasi teknologi informasi," tandas Rudy.

Baca juga:
Cerita Pemerintah 25 Kali Lobi LG agar Mau Jadi Investor Kendaraan Listrik di NKRI
Pelaku Usaha Kecil Hingga Besar Wajib Lapor LKPM Lewat OSS Berbasis Risiko
Jokowi Ajak Negara G7 Investasi Energi Bersih di Indonesia
Menteri Bahlil: Foxconn Berminat Investasi Smart City di Ibu Kota Baru
Jokowi Minta Menteri Bahlil Kawal Investasi Foxconn Rp118 Triliun

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pasar Modal
  3. Investasi
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini