Jepang Dorong Warganya untuk Menikah dengan Beri Tunjangan 84 Juta Rupiah

Senin, 12 Oktober 2020 13:37 Reporter : Tantri Setyorini
Jepang Dorong Warganya untuk Menikah dengan Beri Tunjangan 84 Juta Rupiah Ilustrasi pernikahan. ©Pixabay/Freepics4you

Merdeka.com - Jepang sedang mengalami masalah kependudukan. Angka kelahiran di negeri matahari terbit sangat rendah. Karena itulah pemerintah putar otak untuk mendorong warganya menikah. Cara yang mereka pilih adalah memberi tunjangan pada lebih banyak pasangan, seperti dilansir dari laman Japan Times (23/09/2020).

Pasangan di Jepang yang menikah mulai April 2021 dapat menerima hingga 600 ribu yen atau setara Rp84 juta untuk membayar sewa dan biaya lain saat memulai hidup baru. Uang tersebut akan diberikan pada penduduk kota yang mengadopsi program dukungan pengantin baru Jepang.

Syaratnya, baik suami maupun istri, harus berusia di bawah 40 tahun pada tanggal pernikahan yang terdaftar. Kemudian, mereka memiliki pendapatan gabungan kurang dari 5,4 juta yen.

Program pengantin baru Jepang tersebut meliputi 281 kota madya atau 15 persen dari semua kota besar, kota kecil, dan desa di Jepang, yang telah mengadopsi program tersebut pada Juli 2020. Demi meningkatkan angka kelahiran, pemerintah akan menanggung dua pertiga dari biaya pernikahan dari fiskal 2021.

Pasangan pengantin yang sudah menikah umumnya memiliki dua anak. Rekor kelahiran terendah tercatat pada 2019 dengan kelahiran 865 ribu bayi.

Baca Selanjutnya: Berikan Kemudahan bagi Pasangan yang...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini