Jangan Dimarahi, Begini Cara yang Tepat Saat Menghadapi Kelakuan Buruk Anak

Sabtu, 26 November 2022 22:41 Reporter : Gloria Ary
Jangan Dimarahi, Begini Cara yang Tepat Saat Menghadapi Kelakuan Buruk Anak Jangan Dimarahi, Begini Cara yang Tepat Saat Menghadapi Kelakuan Buruk Anak. ©Shutterstock

Merdeka.com - Pada umumnya, anak menyerap berbagai informasi dari lingkungannya dan melakukan hal yang persis dengan apa yang dilihat dan didapatkan. Untuk itu, peran orang tua sangat dibutuhkan agar bisa mendidik sang anak menjadi pribadi yang baik dan penurut. Segala cara pun juga dilakukan, misalnya seperti bertutur kata baik, bersikap sesuai tata krama, dan sebagainya.

Namun, yang namanya anak, sulit sekali untuk diprediksi. Mereka bisa saja berkelakukan baik dalam waktu-waktu tertentu. Namun, tak jarang pula sikapnya berubah menjadi lebih buruk dari biasanya. Bila sudah begini, mungkin orang tua akan memarahi mereka dengan kata-kata yang cukup kasar. Padahal, hal tersebut tak semestinya dilakukan dan sebisa mungkin harus dihindari. Lantas, bagaimana caranya menghadapi anak yang sedang berbuat nakal?

1. Memberikan Penjelasan dengan Nada Lembut

jangan dimarahi begini cara yang tepat saat menghadapi kelakuan buruk anak
©Shutterstock

Jika anak tak mau mendengar nasihat atau malah membangkang, ada baiknya bila ayah atau ibu tak langsung memarahinya. Alih-alih berbuat demikian, akan lebih baik jika para orang tua memberikan penjelasan dengan nada yang lembut. Beritahukan pada mereka, bahwa apa yang dilakukan itu salah dan tak boleh diulangi.

Selain itu, penjelasan yang disertai dengan nada lembut, lebih kecil berisiko menyakiti hati si anak. Dengan begitu, si kecil jadi bisa lebih mendengar kata-kata dari orang tua. Tak hanya itu, anak juga lebih dapat memahami apa yang diucapkan oleh ayah dan ibunya. Sehingga, mereka dapat menerapkan apa yang diminta saat itu juga.

2. Memberikan Contoh yang Baik

jangan dimarahi begini cara yang tepat saat menghadapi kelakuan buruk anak
©Shutterstock

Apabila orang tua menginginkan anaknya untuk bisa berperilaku baik, maka ada baiknya untuk memperbaiki diri sendiri agar bisa menjadi contoh yang bagus bagi mereka. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan teladan yang lewat perilaku sehari-hari. Ayah dan ibu bisa memulainya dari hal yang paling kecil dahulu, seperti cara duduk yang sopan, berbicara yang baik, dan lainnya.

Meski begitu, bila para orang tua bertingkah laku tak sesuai dengan nasihat yang diberikan, maka besar kemungkinan pula si kecil akan mengikuti jejak tersebut. Alhasil, anak akan berbuat sesukanya dan tak mau mendengarkan perkataan dari ibu dan ayah mereka.

3. Tidak Membentak Anak

jangan dimarahi begini cara yang tepat saat menghadapi kelakuan buruk anak
©Shutterstock

Meski terkadang membuat emosi, namun membentak anak saat mereka nakal bukanlah solusi yang tepat untuk dilakukan. Apalagi jika ibu dan ayah sedang berada di area umum. Maka, hal tersebut sebisa mungkin harus dihindari.

Mungkin anak tersebut tak sengaja melakukan kesalahan tersebut. Namun, bukan berarti orang tua boleh memarahi atau membentak mereka. Pasalnya, kedua hal tersebut akan membuat anak jadi minder dan dihantui rasa bersalah. Akibatnya, psikologis mereka bisa terganggu dan dipenuhi dengan emosi yang negatif.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan saat menghadapi anak yang sedang berkelakukan buruk. Namun perlu diingat, para orang tua tetap tak boleh sering mentoleransi perbuatan mereka, ya. Karena jika melakukan hal tersebut, anak bisa menjadi tambah tak baik dan akhirnya malah berdampak pada pertumbuhan mereka.

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Initiative Content
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini