Jagung ini memiliki biji berwarna-warni serupa permata

Rabu, 16 April 2014 14:06 Reporter : Tantri Setyorini
Jagung permata kaca. ©2014 Merdeka.com/Reddit.com

Merdeka.com - Jagung dengan biji berwarna-warni ini tampak seperti rangkaian manik-manik dari kaca, bukan? Inilah jagung permata kaca yang merupakan hasil dari varietas tanaman jagung khusus. Dinamai demikian karena biji jagung ini tampak seperti butiran permata dalam berbagai warna.

Sama seperti jagung pada umumnya, tanaman jagung ini bisa dibudidayakan melalui biji. Tanaman jagung ini dikembangkan oleh Carl Barnes, petani Oklahoma. Menurut Amusing Planet, Barnes menyimpan darah Indian Cherokee di dalam tubuhnya. Seperti sudah diketahui, tanaman jagung adalah warisan bangsa Indian. Karena itu Barnes ingin melestarikan salah satu warisan leluhurnya itu dengan membudidayakan tanaman jagung. Ia mengumpulkan bibit tanaman jagung dari berbagai varietas yang ia dapatkan dari kawan-kawannya yang tersebar dari berbagai daerah. Kemudian Barnes menanam bibit-bibit itu di ladangnya sendiri.

Photo by Imgur.com/siTgioW via Amusing Planet

Awalnya ia tidak sengaja menemukan beberapa tanaman jagung miliknya yang menghasilkan buah dengan biji berwarna tidak biasa.Kemudian Barnes mengumpulkan biji-biji jagung berwarna aneh tersebut dan mencoba mengembangkannya menjadi varietas jagung baru. Berkat usaha dan percobaan selama bertahun-tahun, akhirnya Barnes berhasil menciptakan jagung dengan biji berwarna-warni layaknya permata.

Ketika Barnes sudah lanjut usia, ia menyerahkan koleksi biji jagungnya yang berharga tersebut kepada salah satu sahabatnya, Greg Schoen. Menurut Schoen kepada Business Insider, biji jagung berwarna-warni yang Barnes berikan merupakan hasil persilangan dari jagung Pawnee, jagung Osage berbiji merah, dan jagung Osage berwarna kelabu.

Photo by Business Insider

Kemudian Schoen meneruskan usaha persilangan yang dirintis oleh Barnes, menghasilkan jagung 'warna sirkus', 'pelangi', 'biru gelap', dan yang terbaru jagung 'permata kaca' ini. Jagung permata gelas ini diciptakan Schoen dari hasil persilangan antara jagung berbiji biru-hijau dan jagung berbiji pink-ungu yang ia kembangkan pada tahun 2007. Sementara Barnes sendiri, yang memasuki usia delapan puluh tahun sekarang sudah pensiun sebagai petani.

Jagung permata kaca kemudian menjadi pembicaraan di internet saat fotonya diunggah di Facebook pada tahun 2012 lalu. Dalam jejaring sosial yang khusus dibuat untuk jagung berwarna pelangi tersebut diganjar 4000 like oleh para pengguna Facebook.


Photo by Business Insider

Pada tahun 2010 Schoen memutuskan untuk pindah rumah, dan ia tidak ingin tanaman jagung yang sudah ia kembangkan dengan susah payah hilang dalam proses kepindahannya. Untuk itu ia menitipkan bibit jagungnya kepada Seeds Trust. Bill McDorman, pemilik Seeds Trust yang merasa penasaran dengan bibit jagung bernama permata kaca tersebut kemudian mencoba menanam beberapa biji. Ketika tanaman jagungnya kemudian berbuah, McDorman terkejut melihat biji jagungnya yang berwarna-warni.

Kemudian ia mengatur agar jagung permata kaca itu dijaga dan dilindungi melalui Native Seeds/SEARCH, sebuah organisasi nirlaba yang didirikan McDorman untuk melestarikan warisan agrikultural penduduk asli Amerika. Sekarang Native Seeds/SEARCH menjual bibit jagung ini melalui internet. Sejak kepopuleran jagung permata kaca di internet sekarang Native Seeds/SEARCH kebanjiran permintaan bibit tanaman jagung unik tersebut.

Photo by Business Insider

Lalu bagaimana dengan rasa jagungnya? Ternyata jagung-jagung berwarna cantik ini rasanya tidak berbeda dengan jagung biasa, hanya teksturnya lebih keras. Karena itu jagung ini lebih cocok jika dijadikan tepung untuk bahan tortilla atau dijadikan pop corn. [tsr]

Topik berita Terkait:
  1. Kuliner Unik
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.