Cuma 4 hari, waktu kerja paling efektif dalam seminggu!

Sabtu, 18 Oktober 2014 00:03 Reporter : Destriyana
Cuma 4 hari, waktu kerja paling efektif dalam seminggu! ilustrasi karyawan. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Kzenon

Merdeka.com - Profesor John Ashton, presiden UK Faculty of Public Health, mengatakan bahwa jam kerja yang lebih pendek akan memungkinkan pekerja untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga.

Mengurangi waktu kerja standar dari lima hari menjadi empat hari dapat membantu memerangi kondisi medis, seperti tekanan darah tinggi dan masalah kesehatan mental.

Profesor John, yang telah menghabiskan hampir 40 tahun waktunya untuk bekerja di bidang kesehatan masyarakat, menyimpulkan bahwa empat hari adalah waktu yang sempurna. Jika dalam seminggu, seseorang hanya memiliki dua hari libur, kondisi itu akan menciptakan situasi stres yang mendalam.

Dalam wawancara dengan Guardian, Profesor John juga mengatakan bahwa bekerja empat hari dalam seminggu bisa membuat pekerja dapat menikmati kehidupan mereka, memiliki lebih banyak waktu dengan keluarga dan dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi karena mereka mungkin akan memiliki lebih banyak waktu untuk berolahraga.

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh YouGov baru-baru ini juga menemukan bahwa 57 persen pekerja mendukung temuan ini - bekerja empat hari dalam seminggu. Lantas, bagaimana dengan peraturan ketenagakerjaan di Indonesia? [des] SELANJUTNYA

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini