Cerita Negeri Belanda yang Tak Mau Disebut Holland Lagi Gara-Gara Turis Asing

Rabu, 10 Juni 2020 12:05 Reporter : Tantri Setyorini
Cerita Negeri Belanda yang Tak Mau Disebut Holland Lagi Gara-Gara Turis Asing Ilustrasi Belanda. ©Shutterstock

Merdeka.com - Belanda adalah negara di Eropa yang memiliki banyak julukan. Ada yang menyebutnya negeri kincir, negeri tulip, atau Holland. Mengenai sebutan yang terakhir, ternyata ada kisah tersendiri di baliknya. Saat ini nama itu sudah mulai ditinggalkan. Kini Belanda tak mau lagi disebut Holland oleh warga negara lain. Bagaimana ceritanya?

1 dari 3 halaman

Asal Mula Sebutan Holland

ilustrasi belanda

©Shutterstock

Belanda resmi disebut Netherlands di bahasa Inggris. Belanda memiliki 12 provinsi, termasuk Holland. Jadi bisa dibilang Holland hanya bagian kecil dari Belanda. Hanya saja, provinsi ini terbagi menjadi dua sejak 1840, yaitu Holland Utara dan Holland Selatan.

Nama Holland jadi lebih dikenal karena daerah-daerah wisatanya. Di Holland Utara ada Amsterdam, sedangkan Holland Selatan ada Rotterdam dan Den Haag.

Agar lebih ringkas dan mudah diingat, para turis lebih suka langsung menyebut Holland saat liburan ke Belanda. Kebiasaan ini terus berlanjut hingga sekarang.

2 dari 3 halaman

Bikin Holland Kebanjiran Turis dan Provinsi Lain Cemburu

ilustrasi belanda

©Shutterstock

Dilansir dari laman resmi Holland dan TripSavvy, dampak penyebutan Belanda dengan nama Holland adalah overtourism yang dirasakan oleh Amsterdam. Turis terus-terusan datang ke Amsterdam karena begitu populer sebagai tempat wisata.

Situasi tersebut membuat kemajuan pariwisata di provinsi lain kurang merata. Pemerintah Belanda akhirnya mencoba bertindak tegas untuk menyebut negaranya dengan nama The Netherlands. Sedangkan, layanan Visit Holland tidak lagi menyertakan Kota Amsterdam, Rotterdam dan Den Haag di rekomendasi wisata.

3 dari 3 halaman

Langkah Pemerintah untuk Mengedukasi Wisatawan: "Belanda Bukan Cuma Holland"

Kini semua logo negara Belanda pun diganti dengan initial Netherlands NL. Dewan Pariwisata Belanda juga mulai mengarahkan wisatawan ke Belanda Utara dan Selatan.

Lalu mulai tahun ini, pemerintah mereka mengganti berbagai promosi untuk mengunjungi Belanda. Nama Holland yang digunakan untuk promosi pariwisata diganti dengan nama Netherland, untuk lebih menunjukkan negara Belanda secara keseluruhan.

Pemerintah Belanda juga sudah menghentikan promosi Holland sebagai tempat wisata dengan menutup kantor promosi di Spanyol, Italia, dan Jepang.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan para wisatawan kalau Netherland atau Belanda bukan hanya Holland saja, tapi ada berbagai provinsi lain yang bisa dikunjungi.

Reporter: Henry
Sumber: Liputan6.com [tsr]

Baca juga:
Mengintip Uniknya Properti Airbnb Florida yang Bertema Harry Potter
Berdampak ke Bisnis, Pengusaha Travel Legowo Haji 2020 Ditiadakan
Situs Bersejarah Thailand, Ayutthaya Siap Terima Turis Kembali
Ditutup, Jutaan Bunga di Hitachi Seaside Park Mekar tanpa Disaksikan Pengunjung

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Travel
  3. Belanda
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini