Cara Sido Muncul Menjaga Tradisi Minum Jamu dan Jadi Lifestyle Masa Kini

Senin, 23 Mei 2022 13:37 Reporter : Gilar Ramdhani
Cara Sido Muncul Menjaga Tradisi Minum Jamu dan Jadi Lifestyle Masa Kini Direktur PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat bersama Musisi, Dira Sugandi. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Membahas tradisi Indonesia, maka tak bisa dilepaskan dari aktivitas minum jamu. Jamu merupakan sebutan untuk obat tradisional dari Indonesia yang dibuat dari bahan-bahan alami, berupa bagian dari tumbuhan seperti rimpang (akar-akaran), daun-daunan, kulit batang, dan buah. Bahan-bahan alami itu diracik menjadi serbuk jamu, lalu diseduh dengan air panas dan diminum.

Khasiatnya yang luar biasa besar untuk menjaga kesehatan tubuh dan mencegah penyakit, membuat jamu begitu digemari dan menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia sejak dulu, meskipun terkenal memiliki rasa yang pahit. Silahkan tanya saja kepada orang-orang tua kita, sebagian besar pasti sudah pernah minum dan mencicipi jamu, entah itu jamu gendong dengan jamu pahit, jamu beras kencur, kunyit, jahe dan lainnya serta jamu serbuk.

Untuk terus menjaga tradisi minum jamu dan warisan Indonesia ini, PT. Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul, Tbk terus berinovasi menghadirkan produk-produk jamu yang bisa dinikmati semua kalangan, termasuk anak-anak muda masa kini. Dari serbuk jamu, kapsul, pil, jamu cair dan jamu dalam kemasan botol yang siap minum. Bahkan rasanya gak hanya pahit, tapi juga enak dan menyegarkan saat diminum.

Inovasi Sido Muncul itu salah satunya adalah Jamu Jamoe Lifestyle, ramuan herbal tradisional alami yang diolah secara higienis untuk membantu memelihara kesehatan tubuh. Disajikan dengan rasa yang ringan, kandungan yang aman, dan kemasan yang kekinian

"Sido Muncul bergerak di bidang jamu dan obat herbal. Kami sukses selama bertahun-tahun, kami membangun kepercayaan bagaimana supaya orang percaya dengan produk kami. Ketika, saya melihat bahwa peminum jamu serbuk mulai berkurang, maka kami membuat kapsul, pil, dan jamu cair. Di sisi lain, jamu serbuk tidak hilang. Karena generasi sekarang itu sudah gak seperti dulu, mereka inginnya yang enak," kata Direktur PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk,Irwan Hidayat dalam acara Seminar Jamu Lifestyle" Jamu is more important than ever today. It's time to embrace the jamu lifestyle” pada hari Jumat, 20 Mei 2022 di Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan.

jamu lifestyle
Direktur PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat dalam acara Seminar Jamu Lifestyle dalam acaraSeminar Jamu Lifestyle. ©2022 Merdeka.com

Bercermin dari fenomena tersebut, Irwan berpikir bahwa tradisi minum jamu gak boleh hilang sehingga pihaknya mulai mendevelop produk baru di pabrik Sido Muncul. Maka pada tanggal 9 September 2016, Sido Muncul meluncurkan Jamu Jamoe Lifestyle yang memiliki berbagai varian mulai dari Jamu Jamoe Lifestyle Teh Tolak Angin, Tolak Linu, Kunyit Asam, Beras Kencur, Kulit Manggis dan Daun Sirsak.

Tradisi Minum Jamu

jamu lifestyle
©2022 Merdeka.com

Jamu Jamoe Lifestyle merupakan salah satu cara Sido Muncul untuk mengajak generasi muda untuk percaya pada tradisi - tradisi yang baik, local wisdom atau Indonesian wisdom ini dengan cara yang cocok.

Untuk membuat jamu menjadi bagian lifestyle atau gaya hidup bisa mencontoh seperti di China.

Di China, jamu itu bagian dari gaya hidup karena di sana jamu itu sangat banyak. Karena produknya tidak melulu jamu. “Orang China itu punya gelas, setiap karyawan itu punya gelas kemudian dipakai minum teh, entah teh raja, ada teh kampung, ada teh desa, ada macam-macam. Mereka bilang ini jamu," ujar Irwan.

Dari sana, Irwan mengatakan bagaimana memasukkan tradisi itu untuk meyakinkan generasi muda supaya dia juga percaya.

"Jangan sampai sesuatu (jamu) yang baik hilang begitu saja. Tradisi (minum jamu) itu harus dijaga dan dipelihara. Jamu bisa dibentuk jadi kapsul untuk obat, pil, dan cair," Irwan menambahkan.

Untuk terus menjaga tradisi minum jamu, Sido Muncul juga tengah mengembangkan tanaman-tanaman rempah Indonesia yang menjadi bahan baku pembuatan jamu.

jamu lifestyle
Indonesian Culinary Master, William Wongso. ©2022 Merdeka.com

“Sekarang yang sedang dikembangkan (bahan baku) di pabrik Sido Muncul. Tujuan pertama untuk mensuplai industri jamu. Kedua, juga untuk mensuplai ke para jamu gendong supaya terjadi standarisasi. Sehingga orang-orang tambah percaya dengan jamu. Kepercayaan itu sangat penting sekali,” ujar Irwan Hidayat.

Jamu Jadi Lifestyle Dira Sugandi

jamu lifestyle
Dira Sugandi dalam acara Seminar Jamu Lifestyle dalam acara Seminar Jamu Lifestyle. ©2022 Merdeka.com

Musisi, Dira Sugandi juga sepakat bahwa tradisi minum jamu harus dijaga dan dilestarikan. Banyak sekali manfaat bagi kesehatan baik dalam maupun luar, serta ada cerita budaya dibaliknya.

"Jamu itu sesuatu yang sudah diperkenalkan secara turun temurun. Dari mama, mama tahunya dari mamahnya dan terus ke atas. Saya juga diajarkan sama nenek kalau sambal kunyit bagus untuk kulit. Semenjak 15 tahun yang lalu, saya menjalankan pola hidup yang lebih mindfull dengan pendekatan holistik. Dimana saya benar-benar memperhatikan apa yang saya masukkan dalam tubuh dan pakai dalam tubuh saya," kata Dira.

Bila dulu tahunya jamu sesuatu yang diwariskan, dalam 15 tahun kebelakang Dira menjadikan jamu sebagai bagian gaya hidup.

"Kalau saya dari kecil suka yang namanya jamu. Paling suka jamu gendong. Favorit saya kunyit asem, beras kencur dipakai untuk luluran. Sama jahe cukup membantu stamina saya dan membantu tidur lebih enak," ujarnya.

jamu lifestyle
Dira Sugandi di Stand Sido Muncul. ©2022 Merdeka.com

Kehadiran Jamu Jamoe Lifestyle dari Sido Muncul menurutnya sebuah inovasi yang sangat bagus dan bisa mengedukasi anak-anak muda tentang jamu.

"Praktis ya, gak harus seduh-seduh gitu. Tadi saya minum kulit manggis, beras kencur, sama tolak angin yang ada rasa tehnya. Saya termasuk orang yang gak minuman berwarna, cuma air putih, paling kopi gitu, tapi kalau makan di luar ada alternatif jamu-jamuan, saya pasti pilih itu," kata Dira.

Dira menambahkan sebagai orang Indonesia, kita harusnya bersyukur jamu gampang diperoleh dan diakses. Dibandingkan di luar negeri. Melalui acara seminar Jamu Lifestyle ini, Dira berharap orang-orang bisa lebih mengerti dan mengenal jamu dan bisa menjadikan jamu bagian dari lifestyle.

Dalam seminar Jamu Lifestyle ini turut diperkenalkan sebuah buku berjudul Buku “Jamu Lifestyle: The Indonesian Herbal Wellness Tradition” karya Metta Murdaya, Co-Founder & CEO JUARA Skincare.

Buku yang ditulis dalam bahasa Inggris ini menceritakan perihal jamu dari berbagai sudut pandang dengan pendekatan holistik, menyuguhkan resep minuman dan makanan herbal serta panduan tentang cara mengintegrasikan jamu dalam kehidupan sehari-hari menjadi lifestyle. Selain sebagai minuman, Metta juga mengatakan bahwa jamu juga mencakup perawatan diri. Termasuk di antaranya adalah lulur, bedak dingin, dan ramuan kecantikan tradisional lain menggunakan bahan-bahan alami yang juga menginspirasi Juara Skincare yang didirikannya di tahun 2007 lalu.

jamu lifestyle
Seminar Jamu Lifestyle. ©2022 Merdeka.com

Menurutnya, dalam jamu ada berbagai macam filosofi macam-macam. Sebagai minuman yang bisa dinikmati dan menyehatkan tubuh. Kemudian sebagai ritual kecantikan, jamu dapat memberikan rasa nyaman dan kebaikan bagi tubuh. Dan elemen penting juga adalah koneksi atau relasi antar manusianya.

Metta terdorong untuk mempromosikan perspektif holistik jamu tradisional ini ke tengah masyarakat internasional, terutama di New York yang menjadi domisili tempat tinggalnya, dan Amerika Serikat secara luas.

jamu lifestyle
Jamu Jamoe Lifestyle. ©2022 Merdeka.com

(*)

[gir]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Sido Muncul
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini