Bercengkerama di tengah gerimis bareng komunitas VW Kota Malang

Minggu, 10 April 2016 10:20 Reporter : Darmadi Sasongko
Bercengkerama di tengah gerimis bareng komunitas VW Kota Malang Nongkrong bareng komunitas VW Kota Malang. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Suasana hujan rintik-rintik tidak menyurutkan semangat para penggemar mobil VW (Volkswagen) berkumpul di bundaran Jalan Simpang Balapan, Kota Malang. Aneka mobil asal negeri panser berbagai varian terparkir berjajar memenuhi sisi timur bundaran.

Sementara para pemiliknya dari segala lapisan usia terlihat asyik nongkrong dan berbincang. Tidak hanya itu, istri dan anak-anak pun turut menambah keceriaan suasana.

Saban akhir pekan, khususnya malam Minggu, para pecinta VW di Kota Malang memang rutin berkumpul. Pertemuan mereka sekadar berbincang-bincang. Apapun menjadi tema pembicaraan, baik tentang kendaraan hingga merencanakan kegiatan.

"Komunitas ini terbentuk pada 1986 dengan anggota sekitar seratus orang. Tetapi kalau yang biasa nongkrong tidak sampai segitu, kecuali even tertentu," kata Yulius Prabowo, Wakil Ketua Komunitas VW di Malang, Minggu (10/4) dini hari.

Tampak mobil-mobil VW koleksi anggota dipajang di sekitar bundaran. Sebut saja VW Combi keluaran 1961, 1977, 1978, 1979, 1981. Terlihat juga koleksi VW Golf 1978, Beetle, dan Ragtop.

Setelah ngobrol-ngobrol, mereka mengajak mobil-mobil berkeliling. Tidak jauh, hanya berputar sekitar sepuluh kilometer melewati Jalan Ijen dan kembali ke tempat semula.

"Tidak ada syarat sebenarnya, pokoknya punya mobil VW, punya rasa kekeluargaan, mau berkumpul, ya sudah jalan," tambah Ardie, sekretaris komunitas VW.

Sementara Dody Mulyadi, penggemar sekaligus kolektor VW, mengaku mendapat banyak manfaat dari kegiatan kopi darat sesama pehobi. Sesama anggota akan semakin dekat, bahkan antarkeluarga juga saling mengenal.

Tidak hanya itu, saat mendapatkan permasalahan tentang kendaraan, satu sama lain bertukar pengetahuan. Sebab, kendaraan milik mereka sudah uzur dan suku cadangnya terkadang sulit ditemukan di pasaran.

"Mobil jenis begini kan kuno, kebutuhan onderdil sangat sulit. Bisa diperoleh mudah kalau berkumpul dengan komunitas, bertukar pengalaman, informasi dan sebagainya," kata Dody.

Ardie menambahkan, tidak jarang terkadang komunitasnya mendapatkan diminta buat kepentingan tertentu. Suatu saat, ada seseorang menggelar pesta pernikahan dengan konsep VW. Mereka kemudian disewa dalam jumlah cukup besar.

"Siapa yang bisa datang, lumayan uang sewanya bisa untuk biaya beli oli," ujar Ardie tersenyum.

Ardie bersama komunitasnya kini sedang mempersiapkan pertemuan nasional dengan para penggemar VW. Acara itu bertajuk '0341, The Real Indonesian VW Gathering'.

[ary]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini