KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Batik premium berbalut fashion sampai ke Australia

Rabu, 11 Desember 2013 16:26 Reporter : Kustin Ayuwuragil Desmuflihah
ilustrasi batik and foreigner. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Jatuh cinta pada kain batik sang eyang di Solo membuat seorang wanita yang kerap dipanggil Wiwid mulai menjadi penjual kain batik. Wanita lulusan S1 Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini awalnya hanya iseng membuat kain yang belum juga laku untuk dijadikan pakaian jadi yang dia pakai sendiri. Namun, siapa sangka dari sini kesempatan Wiwid Anggoro terbuka lebih lebar.

"Pada awalnya saya memang banyak mengerjakan sesuai pesanan saja, tetapi lama-lama saya merasa bahwa batik ini ternyata bisa dibawa lebih dari sekedar baju kantoran atau baju kondangan. Dari situ saya mulai tertarik untuk mengkreasikan kain-kain batik menjadi pakaian jadi yang bergaya muda", ungkapnya pada merdeka.com (10/12).

Mengenai kualitas batik, Wiwid memastikan bahwa produk yang juga dipasarkannya melalui BrahmaniBatik.com bukanlah batik biasa. "Dari tampilan sebenarnya juga sudah beda, karena yang saya jual bukan sekedar batik tapi batik dalam balutan fashion. Saya melihat potensi batik ini sebenarnya begitu besar, dan saya tidak ingin batik ini sekedar menjadi tren sesaat tapi saya ingin batik bisa tetap terus eksis di bumi Indonesia. Oleh karena itu perlu ada diferensiasi dari para pengusaha batik, dan untuk Brahmani Batik kami menawarkan batik ready to wear yang playful dan colorful yang tentunya akan dinikmati oleh banyak anak muda", ujar ibu dari dua anak ini.

Brahmani Batik yang awalnya hanya dimulai dari berjualan kain batik kecil-kecilan ini pun kini sudah mendapat hati di seluruh dari di Indonesia bahkan mancanegara. "Kalau di Indonesia sendiri kami sudah memasarkan hingga ke daerah Papua, NTT juga. Sedangkan untuk keluar negeri, paling jauh kami pernah mendapat permintaan dari Australia", jelas WIwid. "Semua ini tentu karena kami selalu mengandalkan produk dengan kualitas terbaik namun tetap dengan harga yang masuk akal", lanjutnya.

Meski sudah batik dari Brahmani Batik sudah melenggang ke mana-mana, namun Wiwid sendiri masih berambisi untuk membuat produk rancangannya menjadi identitas bangsa Indonesia. "Saya punya keinginan agar batik bisa menjadi identitas masyarakat Indonesia dalam berbusana. Bersama dengan para pengusaha batik lain, saya ingin membentuk suatu sinergi positif di mana kita bisa saling mendukung dan memberi semangat agar batik tetap eksis di bumi Indonesia untuk seterusnya".

Baca juga:
Bergaya retro dan etnik ala BrahmaniBatik.com

Topik berita Terkait:
  1. Online Shop
  2. Fashion
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.