Bantu seorang teman, pria ini temukan jalan hidupnya

Sabtu, 4 Januari 2014 11:00 Reporter : Kustin Ayuwuragil Desmuflihah
Bantu seorang teman, pria ini temukan jalan hidupnya Ilustrasi berteman. ©Shutterstock/Pressmaster

Merdeka.com - Menjadi sarjana teknik komputer adalah pilihan Dimas Setyoadi. Berangkat dari ketulusan dan ilmu saat kuliahnya untuk membantu seorang teman untuk membuka sebuah management online shop Toko Serba Ada, Dimas menemukan jalan hidupnya.

"Ipu ipu ini berdiri dari pertengahan tahun 2012. Awalnya karena ada rekan saya Reza dari TSA ini menginginkan dibuatkan toko online, jadi saya bantu untuk mencarikan yang sudah ahli dalam membuat web. Setelah melihat harga-harga yang ditawarkan, banyak yang sangat mahal sementara hasilnya standar biasa aja dan pengoperasiannya susah, belum lagi csnya yang susah untuk dihubungi. Alhasil saya memutuskan untuk membuat web ini sendiri dengan modal ilmu seadanya yang pernah saya pelajari ketika kuliah dulu. Saya mulai dengan cms sederhana agar mudah digunakan. Setelah berhasil web Toko Serba Ada ini saya launching, dan sambutan dari kelompok yang sudah ada tersebut lumayan bagus dan memuji kinerja webnya. Dari sana mulai beberapa orang memesan web kepada saya dengan harga yang sangat sangat murah", cerita Dimas pada Merdeka.com (2/1).

Berawal dari 'ilmu seadanya' yang dia peroleh, Dimas tidak berhenti belajar untuk memperbaiki kinerjanya. "Saya mulai memperdalam ilmu SEO saya dengan membaca artikel dari Google, dari buku, dari tutorial di Youtube, sehingga pada bulan November yang lalu, web kami dengan beberapa keyword penting seperti jasa web, jasa web terpercaya, jasa web murah dan lain-lain sudah sangat mudah ditemukan di Google. Selain itu, alhamdullilah sudah dari berbagai kalangan yang menggunakan jasa kami, baik itu perusahaan export ikan seperti Freshtuna Indonesia, model hijab seperti Linda Kayhz, ataupun toko-toko di Tanah Abang yang ingin online", jelas pria kelahiran 12 Desember 1987.

Pria yang lahir pada tanggal yang sama dengan sahabatnya ini, tidak hanya meraih kesuksesan untuk dirinya sendiri. Jasa pembuatan web yang dimilikinya telah membantu banyak client untuk memiliki web sesuai dengan keinginan mereka. "Dari segi desain, kami lebih mengutamakan selera customer, karena selera tiap tiap orang berbeda. Jika customer menginginkan web tampil elegan kita bakalan tampilkan webnya dengan elegan, ada juga yang menginginkan webnya colorfull, berbeda beda mbak. Selain itu ipu ipu dengan customer lebih mengedepankan diskusi dalam pembuatannya, karena belum tentu fitur-fitur yang diinginkan oleh customer itu aman atau baik bagi webnya, tapi belum tentu juga apa yang menurut kami bagus atau cantik sama dengan selera customer itu sendiri. Alhamdulillah, omzet kami sekitar 25 juta per bulan", cerita Dimas.

Kini Dimas tidak hanya berhasil membantu temannya dan pengusaha-pengusaha online lain, tetapi juga mengembangkan kemampuannya sendiri dalam bidang IT. Ini dia yang disebut dengan give and take, betul?

Baca juga:
Jasa pembuatan web harga kaki lima kualitas bintang lima

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini