Atasi perbedaan dalam pernikahan dengan bijaksana

Rabu, 6 April 2016 14:02 Reporter : Aulia Fitriasari
Atasi perbedaan dalam pernikahan dengan bijaksana Ilustrasi pernikahan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Cinta akan mengatasi segala permasalahan. Begitu kata pepatah. Segala hal yang pernah terjadi di masa lalu tak akan menjadi masalah selama pasangan tetap saling mencintai. Pada kenyataannya, kata-kata bijak tersebut tak selalu benar.

Sayangnya, masa lalu dan perbedaan mendasar pada diri pasangan terkadang mempengaruhi hubungan keduanya. Sebanyak apapun persamaan yang dimiliki, selalu saja ada perbedaan yang mewarnai. Jika tidak ditangani dengan tepat, maka perbedaan itu akan menjadi masalah.

Kamu dan pasangan bisa memiliki banyak persamaan, namun hanya butuh satu perbedaan untuk mengacaukan hubungan. Bagaimana kita dibesarkan, pendidikan apa yang kita dapatkan, serta pengalaman apa yang kita lewati akan membentuk kita menjadi orang yang berbeda.

Bagaimana cara orangtua kita berkomunikasi terhadap satu sama lain, latar belakang pendidikan dan finansial, bahkan makanan yang biasa kita makan bisa saja mempengaruhi sifat hubungan kita dengan pasangan di kemudian hari.

Untuk berdamai dengan berbagai perbedaan, baik kecil maupun besar, yang terpenting adalah membicarakannya secara terbuka. Anda mungkin bertendensi untuk merasa nyaman dengan diri sendiri. Namun untuk berkompromi dengan pasangan, mungkin ada hal-hal yang memang sebaiknya disesuaikan atau diubah untuk menjadi lebih baik. Yang penting tak perlu saling memaksakan pendapat atas nama kebaikan bersama.

Jika perbedaannya terkait dengan latar belakang kamu dan pasangan, saling menghargai adalah poin terpenting untuk menyelaraskan perbedaan. Cobalah untuk melihat permasalahan sebagai cara untuk kamu dan pasangan berkembang jadi lebih baik.

Dalam masa persiapan pesta pernikahan, ini adalah waktu yang tepat untuk belajar mengatasi perbedaan yang ada. Mulai dari berkompromi soal pemilihan konsep pesta, menentukan venue pernikahan, tradisi adat yang akan digunakan, hingga busana pernikahan yang akan dikenakan. Bersikaplah terbuka untuk mempelajari segala sesuatu. Apalagi ini menyangkut pasangan yang akan tinggal seumur hidup dengan kamu. [tsr]

Baca juga:
Perlukah membuat perjanjian pra-nikah dengan pasangan?
Jangan gelar resepsi pernikahan pada waktu-waktu berikut!

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini