9 Kuliner Khas Wonosobo Patut Dicoba, Mie Ongklok Jadi Favorit

Minggu, 13 Januari 2019 14:24 Reporter : Khulafa Pinta Winastya
9 Kuliner Khas Wonosobo Patut Dicoba, Mie Ongklok Jadi Favorit Mie Ongklok. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketika berkunjung ke suatu daerah, rasanya belum lengkap jika tidak mencoba makanan khasnya. Selain budaya, keanekaragaman Indonesia juga bisa dilihat dari perbedaan makanan di setiap daerah.

Biasanya, makanan setiap daerah di Indonesia berbeda-beda dan disesuaikan berdasarkan karakter masyarakat serta keadaan wilayah setempat.

Seperti saat kita berkunjung ke daerah Jawa Barat, di sana masyarakat cenderung lebih suka makan sesuatu didampingi dengan sayur mayur segar yang disantap bersama sambal pedas. Hal ini dikarenakan wilayah Jawa Barat merupakan daerah pegunungan yang banyak menghasilkan jenis sayur mayur.

Berbeda saat berkunjung ke daerah Sulawesi, di sana makanan khas yang ada kebanyakan berbahan dasar hasil laut seperti ikan dan dimasak dengan cita rasa yang cenderung asam dan pedas.

Lain dengan makanan khas Jawa Tengah, masyarakat lebih dominan menyukai rasa manis pada setiap masakannya. Selain itu, di Jawa Tengah makanan juga banyak diolah menggunakan santan.

Nah, dari sekian banyak makanan khas berbagai daerah di Jawa Tengah, tim Merdeka.com telah merangkum makanan-makanan yang wajib dicoba saat berkunjung ke daerah Wonosobo.

Berbicara soal kuliner, 9 makanan khas dari Wonosobo ini wajib dicoba saat berkunjung ke daerah ini.

1 dari 4 halaman

Mie Ongklok

Mie ongklok merupakan kuliner yang menjadi ikon Wonosobo paling populer dan banyak dicari oleh wisatawan. Kuliner mi ongklok ini tidak seperti mi rebus pada umumnya karena disajikan dengan kuah kacang kental berkanji yang terbuat dari campuran ebi, gula jawa, dan bumbu rempah.

Istilah ongklok berasal dari kata alat yang digunakan untuk merebus mi-nya, yaitu semacam keranjang kecil dari anyaman bambu. Masyarakat biasanya menikmati mie ongklok dengan sajian sate sapi atau tempe kemul.

Tempe Kemul

Tempe kemul sebenarnya tidak jauh berbeda dengan tempe mendoan yang selama ini kita tahu, hanya saja tempe kemul memiliki lapisan tepung lebih banyak. Dari situlah diambil kata kemul yang berarti selimut, yaitu tempe yang diselimuti dengan tepung. Makanan ini cocok disantap bersama teh hangat sambil menikmati pemandangan pegunungan di Wonosobo.

2 dari 4 halaman

Sego Megono

Sego megono atau nasi megono merupakan kuliner khas Wonosobo yang terdiri dari nasi, irisan sayuran dengan lauk ikan teri. Nasi megono akan terasa lebih nikmat bila disantap dengan tempe kemul. Tak hanya lezat, sego megono juga dibanderol dengan harga yang relatif murah.

Carica

Kuliner satu ini terbuat dari bahan dasar buah carica yang memiliki bentuk seperti pepaya dengan ukuran yang lebih kecil. Buah ini banyak ditemukan tumbuh dan dibudidayakan di kawasan pegunungan Dieng. Carica biasa diolah menjadi berbagai jenis makanan seperti keripik dan manisan. Kuliner ini sudah cukup terkenal dan bahkan sudah di distribusikan di berbagai daerah yang ada di Indonesia.

Geblek

Makanan ini biasanya disantap oleh masyarakat sebagai cemilan untuk menemani bersantai. Cemilan berwarna putih ini terbuat dari campuran tepung pati dan daun kucai lalu digoreng. Biasanya banyak ditemukan di penjual gorengan yang ada di pinggir jalan Kawasan Wonosobo.

3 dari 4 halaman

Dendeng Gepuk

Dendeng gepuk merupakan makanan khas Wonosobo yang terkenal lezat. Terbuat dari daging sapi yang dikeringkan, kuliner ini cocok disantap dengan nasi hangat dan sambal. Dendeng gepuk juga sering disajikan bersama dengan serundeng yang menambah rasa gurih dan manis. Untuk oleh-oleh biasanya disajikan dendeng gepuk dalam bentuk kemasan.

Sagon

Sagon banyak ditemui di pasar induk Wonosobo, makanan ini terbuat dari parutan kelapa, gula dan tepung sagu yang kemudian dimasak dengan menggunakan kayu bakar atau arang. Cara memasak sagon dengan dibakar akan menghasilkan rasa dan aroma yang lezat.

Kacang Dieng

Kacang Dieng sering juga disebut kacang babi, merupakan cemilan yang hanya bisa ditemui di Dieng. Bentuknya tidak seperti kacang biasanya karena lebih lebar dan pipih. Banyak wisatawan yang berburu kacang dieng untuk dijadikan oleh-oleh.

4 dari 4 halaman

Opak Singkong

Masyarakat Wonosobo juga biasanya menyebut kuliner ini dengan opak kucai. Opak singkong merupakan sejenis keripik yang terbuat dari singkong yang ditumbuk dan dikeringkan. Rasanya yang gurih dan asin membuat opak singkong cocok dijadikan cemilan sehari-hari.

[khu]
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini