6 'Menu' latihan untuk membangun kepercayaan bersama pasangan

Selasa, 25 September 2018 14:17 Reporter : Tantri Setyorini
6 'Menu' latihan untuk membangun kepercayaan bersama pasangan Ilustrasi pasangan. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Kepercayaan itu hanya bisa diraih, bukan diminta secara cuma-cuma. Tidak bisa dipaksakan untuk muncul begitu saja, tetapi dapat dibangun dari nol. Terutama pada dua orang yang sedang menjalin hubungan.

"Hubungan yang sehat tidak mungkin terwujud tanpa adanya kepercayaan," tutur pekerja sosial klinis berlisensi Dr. Alisha Powell seperti dilansir StyleCaster. Rusaknya kepercayaan dapat menyebabkan ketegangan di antara pasangan. Jika berlarut-larut bahkan bisa memadamkan api kemesraan.

Berikut ini para pakar hubungan berbagi tips-tips sederhana untuk melatih kepercayaan di antara pasangan. Terapkan bersama pasangan agar hubungan Anda semakin langgeng.

1 dari 6 halaman

Perpanjang durasi kontak mata

Ilustrasi pasangan. ©2017 tvN

Kapan terakhir kali Anda menyempatkan diri untuk benar-benar menatap mata pasangan? Menurut Kate Balestrieri, seorang psikolog klinis berlisensi dan direktur eksekutif Triune Therapy Group, ini merupakan salah satu poin penting untuk membangun kepercayaan.

Kontak mata adalah cara yang sangat penting agar pasangan benar-benar merasakan kehadiran kita untuk mereka.

"Kita jadi bisa lebih empati, kita dapat melihat apa yang pasangan coba katakan lebih mudah, dan kita akan senantiasa terhubung [dengan pasangan]." Semua itu merupakan poin penting untuk membangun rasa percaya pasangan kepada kita.

2 dari 6 halaman

Belajar menepati janji terkecil sekalipun

ilustrasi pasangan. ©2018 Merdeka.com

Kalau Anda merasa bersalah karena sudah membatalkan janji dengan seorang teman yang sudah lama tak bersua, seharusnya Anda lebih merasa bersalah lagi jika sering membatalkan janji dengan pasangan.

Cobalah untuk lebih menepati janji yang Anda buat kepada si dia. Bahkan janji sepele seperti menyanggupi untuk mencarikan barang yang dia pesan saat pergi ke mall, merencanakan liburan, atau membaca buku yang dia rekomendasikan kepada Anda.

"Yang penting adalah ketika Anda berkomitmen untuk melakukan sesuatu, Anda berusaha menepatinya dengan segala daya dan upaya," katanya. "Jika Anda tidak bisa menepatinya, setidaknya Anda bisa bertanggung jawab secara proaktif."

3 dari 6 halaman

Saling memberitahukan rencana hari ini

Ilustrasi pasangan. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Bersikaplah jujur dan komunikatif tentang dan mintalah mitra Anda untuk melakukan hal yang sama. "Jika Anda akan terlambat atau Anda akan keluar untuk makan malam dengan teman-teman, pastikan Anda menelepon untuk memberi tahu," kata Powell.

Terbuka dengan cara ini dapat membuat pasangan Anda tidak terlalu gelisah, dan ini adalah latihan yang sangat penting bagi pasangan yang baru pulih dari tindakan pengkhianatan yang serius, seperti perselingkuhan.

4 dari 6 halaman

Bersikap terbuka tentang pengkhianatan di masa lalu

Ilustrasi pasangan. © medicaldaily.com

Bahkan jika Anda tidak pernah berkhianat atau dikhianati, bukan tidak mungkin pengkhianatan yang pernah terjadi di dalam keluarga mempengaruhi pandangan Anda terhadap hubungan. Hal ini juga perlu dikomunikasikan kepada pasangan.

Dengan demikian mereka bisa memahami duduk perkaranya dan membantu Anda dalam membangun rasa percaya terhadap hubungan kembali.

5 dari 6 halaman

Terbuka mengenai hal-hal yang menjadi sumber pikiran

Ilustrasi pasangan. ©2017 tvN

Stres dapat membebani suatu hubungan, sebab hal itu bisa menguras pikiran dan emosi. Akibatnya perhatian terhadap pasangan jadi berkurang.

Mengingat hal ini, membiasakan diri untuk menceritakan masalah-masalah apa saja yang menjadikan Anda stres kepada pasangan akan memberikan banyak manfaat. Dengan begini setidaknya Anda dan pasangan bisa saling meringankan beban. Dan pada akhirnya ikatan di antara kalian semakin kuat.

6 dari 6 halaman

Belajar mendengarkan secara aktif

Ilustrasi pasangan. ©2015 KBS2

Rajin berkomunikasi tidak akan berdampak apa-apa jika Anda dan pasangan tidak belajar saling mendengarkan secara aktif. Mendengarkan tanpa gangguan dan meringkas apa yang dikatakan pasangan untuk memastikan Anda memahaminya adalah bagian penting dari menjadi pendengar yang aktif.

Menurut Powell, tak ada salahnya juga jika Anda menanyakan secara langsung kepada pasangan apakah mereka merasa Anda benar-benar paham duduk permasalahan atau tidak. Dengan begitu, Anda bisa segera memberikan umpan balik.

Demikian beberapa jenis latihan yang bisa diterapkan untuk membangun kepercayaan bersama pasangan. Ini adalah upaya yang harus dilakukan terus-menerus, karena hubungan selalu mengalir dan berkembang. Butuh 'pemeliharaan' setiap waktu. [tsr]

Baca juga:
Ingat 5 hal ini sebelum nekat dekati dia yang baru putus!
Benarkah cium baju kotor pasangan bisa redakan stres?
Selain selingkuh, ini 6 hal yang bikin pasangan merasa dikhianati

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini