5 Masalah utama pasangan yang baru punya anak dan solusi dari para terapis

Jumat, 31 Agustus 2018 13:39 Reporter : Tantri Setyorini
5 Masalah utama pasangan yang baru punya anak dan solusi dari para terapis Ilustrasi pasangan bertengkar.
4. "Kami tidak tahu bagaimana harus membagi tanggung jawab."

Merdeka.com - "Orangtua baru sering membahas cara membagi tugas di rumah mengingat beban yang meningkat secara signifikan sementara waktu luang yang tersisa juga menurun secara signifikan. Ini adalah kondisi yang tidak ideal, dapat menciptakan banyak konflik dan ketegangan di antara orangtua baru."

"Banyak pasangan yang mulai menemukan keseimbangan lagi setelah beberapa bulan. Jika hal itu tidak terjadi, duduk dan diskusikan hal-hal apa saja yang harus diperbaiki. Apa yang paling masuk akal? Misalnya, jika salah satu orangtua tinggal di rumah dengan bayinya, maka secara alami banyak beban pekerjaan rumah tangga akan jatuh pada orang ini. Tetapi jika keduanya bekerja di luar rumah, diskusikan pembagian yang adil. Nyatakan ini tanpa menyalahkan dan mengkritik, karena kemungkinan besar Anda berdua sama-sama tidak siap dengan hal ini," tutur Marni Feuerman, seorang terapis pernikahan berlisensi dan konselor pasangan di Boca Raton, Florida.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini