Kerusuhan di Prancis berlanjut pada malam ketiga setelah polisi menembak mati seorang remaja 17 tahun, Nahel M. Sejumlah aksi protes pada Kamis (29/6) kembali berujung bentrokan.
Prancis
Kerusuhan di Prancis berlanjut pada malam ketiga setelah polisi menembak mati seorang remaja 17 tahun, Nahel M. Sejumlah aksi protes pada Kamis (29/6) kembali berujung bentrokan.
Di Nanterre, tempat Nahel M. ditembak mati dari jarak dekat oleh polisi pada Selasa (27/6) lalu, para pengunjuk rasa kembali mengamuk setelah melakukan aksi damai.
Mereka nekat membakar mobil, memblokade jalan, serta melemparkan proyektil dan menembakkan kembang api ke polisi.
Dilaporkan, sebuah bank juga menjadi sasaran pembakaran sebelum akhirnya petugas pemadam berhasil menanganinya.
Sementara, di pusat Kota Paris, sebuah toko sepatu Nike dijarah di tengah bentrokan pengunjuk rasa dan aparat polisi. Sebanyak 14 orang ditangkap dalam kerusuhan tersebut dan 16 orang lainnya ditangkap dengan barang curian.
Dilansir Reuters (30/6), kepolisian nasional mengatakan pada Kamis malam bahwa petugas menghadapi insiden baru di Marseille, Lyon, Pau, Toulouse dan Lille, termasuk kebakaran dan kembang api.
Sebelumnya, Prancis mengerahkan 40 ribu aparat kepolisian pada hari Kamis (29/6) untuk menangani kerusuhan. Jumlah personel itu meningkat empat kali lipat dari pasukan yang dimobilisasi pada hari Rabu.
Insiden kematian Nahel M kembali membangkitkan keluhan lama tentang kekerasan polisi dan rasisme sistemik di dalam lembaga penegak hukum Prancis. Hal tersebut sekaligus memicu kemarahan warga.
Prancis mengambil langkah tegas dengan meminta Dewan Keamanan PBB bersidang darurat menyusul meluasnya serangan Israel di Lebanon Selatan, yang dinilai sebagai 'kesalahan serius'.
Baca SelengkapnyaQodari juga menyebut kunjungan Prabowo ke Prancis pada Mei ini sudah disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono sebulan sebelumnya.
Baca Selengkapnya
Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) menekankan pentingnya menilai kunjungan Prabowo ke Prancis berdasarkan manfaat nyata bagi Indonesia, bukan hanya frekuensi perjalanan, demi kepentingan nasional.
Baca Selengkapnya
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menegaskan Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis adalah satu-satunya agenda resmi luar negeri pekan ini, menepis isu kunjungan ke negara lain.
Baca SelengkapnyaKesepakatan itu dicapai dalam Forum CEO Indonesia–Prancis yang sekaligus meluncurkan France-Indonesia High Level Business Council (FI-HLBC).
Baca SelengkapnyaSalah satu capaian utama kunjungan tersebut adalah peluncuran France–Indonesia High Level Business Council mempertemukan para pemimpin dunia usaha kedua negara.
Baca Selengkapnya
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Emmanuel Macron sepakat memperkuat Kerja Sama Pendidikan Indonesia Prancis, membuka peluang besar untuk inovasi, penelitian, dan mobilitas akademik yang akan meningkatkan daya saing bangsa.
Baca Selengkapnya
Momen tersebut terjadi di apron Bandara Orly, Jumat (29/5/2026), di tengah rangkaian protokol keberangkatan Presiden.
Baca SelengkapnyaBersama delegasi terbatas, Prabowo bertolak kembali ke Jakarta dari Bandara Orly, Paris.
Baca SelengkapnyaAdapun Presiden Prabowo sudah tiga kali menghadiri acara kenegaraan Prancis sepanjang 2026.
Baca Selengkapnya
Presiden Prabowo Subianto menghadiri jamuan makan malam kenegaraan di Istana Elysee Paris.
Baca SelengkapnyaMacron menegaskan, komitmen Prancis dan Indonesia adalah memperkuat hubungan strategis menjadi kemitraan global.
Baca Selengkapnya