Sepinya Yerusalem setelah diakui Trump sebagai ibu kota Israel

Kamis, 7 Desember 2017 16:02:49 Reporter : Nanda Farikh Ibrahim
Sepinya Yerusalem setelah diakui Trump sebagai ibu kota Israel. Suasana Yerusalem yang sepi aktivitas ini dikarenakan Fatah, Hamas, dan faksi Palestina lainnya menyerukan aksi mogok massal dengan menutup toko, tempat usaha, dan sekolah. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes kepada Trump.

Seorang pria Palestina berjalan di antara toko-toko yang tutup di Kota Tua Yerusalem, Kamis (7/12). Fatah, Hamas, dan faksi Palestina lainnya menyerukan pemogokan massal sebagai bentuk protes terhadap langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedutaannya ke kota tua tersebut.

©REUTERS/Ammar Awad
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.