Sadisnya Tradisi Pembantaian Paus di Kepulauan Faroe

Sabtu, 8 Juni 2019 15:40:24 Reporter : Nanda Farikh Ibrahim
Sadisnya Tradisi Pembantaian Paus di Kepulauan Faroe. Kawanan paus yang sedang bermigrasi awalnya digiring ke daratan. Selanjutnya, setibanya di pinggir laut kawanan paus pilot itu kemudian disambut dengan berbagai senjata, dari tombak, pisau, hingga kail. Tradisi yang sudang turun-temurun ini menuai kecaman dunia.
Darah paus pilot yang bercucuran kemudian membuat perairan di Torshavn memerah.

Darah paus pilot yang bercucuran kemudian membuat perairan di Torshavn memerah.

©Andrija ILIC/AFP
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini