Sadisnya Tradisi Pembantaian Paus di Kepulauan Faroe

Sabtu, 8 Juni 2019 15:40:24 Reporter : Nanda Farikh Ibrahim
Sadisnya Tradisi Pembantaian Paus di Kepulauan Faroe. Kawanan paus yang sedang bermigrasi awalnya digiring ke daratan. Selanjutnya, setibanya di pinggir laut kawanan paus pilot itu kemudian disambut dengan berbagai senjata, dari tombak, pisau, hingga kail. Tradisi yang sudang turun-temurun ini menuai kecaman dunia.
Laut memerah saat sejumlah nelayan membantai kawanan paus pilot di Torshavn, Kepulauan Faroe, pada 29 Mei 2019. Perburuan paus secara besar-besaran ini menjadi tradisi bagi masyarakat Faroe. Aksi ini dilakukan untuk memberikan asupan daging yang cukup kepada masyarakat agar bertahan selama musim dingin.

Laut memerah saat sejumlah nelayan membantai kawanan paus pilot di Torshavn, Kepulauan Faroe, pada 29 Mei 2019. Perburuan paus secara besar-besaran ini menjadi tradisi bagi masyarakat Faroe. Aksi ini dilakukan untuk memberikan asupan daging yang cukup kepada masyarakat agar bertahan selama musim dingin.

©Andrija ILIC/AFP
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini