Firmanzah

Foto:

Firmanzah


Nama Lengkap : Firmanzah

Alias : Fiz

Profesi : Birokrat

Agama : Islam

Tempat Lahir : Surabaya, Jawa Timur

Tanggal Lahir : Rabu, 7 Juli 1976

Zodiac : Cancer

Warga Negara : Indonesia


Ayah : Abdul Latif
Ibu : Kusweni
Istri : Ratna Indraswari
BIOGRAFI

Firmanzah, SE., MM., Ph.D adalah Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi. Sebelumnya, jabatan penting pernah dia pegang. Seperti dosen pada jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. (FE-UI). Pada usia 33 tahun juga menjabat sebagai dekan fakultas ekonomi UI periode 2009-2013. Untuk meraih jabatan prestisius itu, Firmanzah mengalahkan banyak seniornya di UI. Di antaranya, Profesor Sidharta Utama Ph.D. CFA dan Arindra A. Zainal, Ph.D, dan Dr. Ir. Nining Indrayono Soesilo M.

Dia juga menjabat sebagai Kepala Kantor Humas dan Protokol UI. Jabatan Struktural yang pernah diemban adalah sebagai Sekretaris Departemen Manajemen, FE-UI (2005-2007) dan Wakil Direktur Program Pasca Sarjana Ilmu Manajemen FEUI. Sebagai seorang intelektual muda, Firmanzah aktif dalam kegiatan seminar/forum internasional, publikasi dalam jurnal ilmiah, tulisan populer dan buku.

Pria yang memiliki visi menjadi orang yang berguna bagi masyarakat ini tidak pernah memimpikan untuk memimpin sebuah institusi. Peraih gelar doktor dari University of Pau et Pays de l’Adour, Prancis, ini tidak pernah membayangkan bisa menjadi dekan universitas ternama di Indonesia itu di usia mudanya. Meski demikian, kepemudaannya bukanlah titik jual (selling point) mengapa akhirnya dia terpilih. Tetapi dia memiliki pengalaman praktis yang solid dengan catatan akademiknya yang baik.

Firmanzah meyakini bahwa ilmu ekonomi tidak akan bisa berdiri sendiri bila akan diimplemetasikan dalam realitas. Dia menggunakan ekonomi seharusnya dipahami dengan pendekatan berbasis multidisipliner. Ekonomi memiliki metodologi kuantitatif yang kuat, tetapi memiliki banyak kelemahan yang sebaiknya dilengkapi dengan disiplin ilmu yang lainnya. Menurut dia, hal ini akan memuat seorang ekonom tidak terjebak oleh fundamentalisme pemahaman hingga ekonom itu bisa menjadi fundamentalis ekonomi.

Selengkapnya

Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke



ARSIP BERITA

Berita Selengkapnya

Foto Selengkapnya