Faisal Basri

Foto:

Faisal Basri


Nama Lengkap : Faisal Basri

Alias : Faisal Batubara

Profesi : Ekonom

Tempat Lahir : Bandung, Jawa Barat

Tanggal Lahir : Jumat, 6 November 1959

Zodiac : Scorpion

Warga Negara : Indonesia


No Relation
BIOGRAFI
Faisal Batubara atau yang lebih dikenal dengan nama Faisal Basri adalah seorang ekonom dan politikus asal Indonesia. Faisal Basri lahir di Bandung tanggal 6 November 1959. Nama belakangnya, Basri diambil dari nama ayahnya, Hasan Basri Batubara, sebagai salah satu bentuk penghargaan kepada ayahnya. Pria berdarah Batak yang juga merupakan salah seorang keponakan dari mendiang Wakil Presiden RI Adam Malik ini turut menjadi salah satu pendiri Mara (Majelis Amanah Rakyat) yang nantinya akan berkembang menjadi Partai Amanat Nasional hingga akhirnya dia dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal yang pertama dan pasca Kongres I di Yogyakarta dipercayakan sebagai salah satu Ketua.

Selengkapnya

Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke



ARSIP BERITA
  • Selasa, 19 Februari 2019 17:31:32 Faisal Basri: Industri Motor Listrik Jadi Prioritas Tertinggi

    Pengamat ekonomi makro dari Universitas Indonesia, Faisal Basri mengatakan, salah satu penyumbang gas buang (emisi) terbesar adalah kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar fosil. Dengan demikian, yang lebih darurat untuk dikembangkan adalah sepeda motor listrik.

  • Minggu, 17 Februari 2019 10:00:00 Jokowi-Prabowo Diminta Tawarkan Program Infrastruktur Sesuai RPJMN

    Pengamat Ekonomi, Faisal Basri, mengatakan hal ini agar pembangunan infrastruktur yang dilakukan dalam 5 tahun ke depan menjadi terarah. Kedua Capres jangan hanya mengeluarkan program-program pembangunan yang bombastis saat beradu debat dan kampanye.

  • Kamis, 14 Februari 2019 17:48:15 Faisal Basri: Dibanding Bangun Tol, Lebih Baik Benahi Transportasi Laut

    Pengamat Ekonomi, Faisal Basri mengatakan, ‎pembangunan jalan tol yang gencar dilakukan oleh pemerintah Jokowi-JK saat ini memang mampu menurunkan biaya logistik. Namun penurunannya tersebut dinilai tidak signifikan.

  • Rabu, 13 Februari 2019 12:54:17 Faisal Basri: Rupiah Masih akan Bergejolak di Tahun Politik

    Pengamat Ekonomi Faisal Basri mengatakan kestabilan nilai tukar rupiah masih akan menghadapi tantangan di tahun politik. Meski beberapa waktu lalu rupiah sempat menguat ke level Rp 13.000 di awal tahun, namun saat ini rupiah kembali ke Rp 14.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

  • Kamis, 7 Februari 2019 15:49:53 Ini Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Versi Faisal Basri

    Ekonom Faisal Basri menyebut bahwa penopang utama pertumbuhan ekonomi 2018 masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni sektor jasa atau sektor non-tradable. Menurutnya, dari 14 sektor jasa, 11 di antaranya tumbuh di atas pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB).

  • Selasa, 29 Januari 2019 11:39:47 Sri Mulyani Jawab Faisal Basri: Beban Bunga Utang Naik Karena Suku Bunga Tinggi

    Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, beban pembayaran utang pada 2014 lebih rendah karena berbagai hal. Pertama, kebijakan moneter pada tahun tersebut lebih longgar dan kedua saat itu Bank Indonesia juga menurunkan suku bunga acuan.

  • Senin, 28 Januari 2019 17:57:24 Tembus Rp 4.418 Triliun, Masih Bisakah Utang Pemerintah Turun?

    Ekonom Faisal Basri mengatakan utang pemerintah yang terus meningkat sebenarnya masih bisa dikurangi. Syaratnya, kemampuan penarikan pajak harus terus ditingkatkan.

  • Senin, 28 Januari 2019 15:53:09 Selama Pemerintahan Jokowi Utang Pemerintah Naik 69 Persen

    Ekonom Faisal Basri turut menyoroti posisi utang Indonesia era Jokowi-JK. Dia menyebut, selama pemerintahan Jokowi-JK utang Indonesia naik 69 persen yaitu dari Rp 2.605 triliun menjadi Rp 4.416 triliun.

  • Rabu, 16 Januari 2019 15:13:58 Ini Penyebab Defisit Neraca Perdagangan Versi Faisal Basri

    Ekonom Faisal Basri mengatakan, penyebab defisit neraca perdagangan Indonesia bukan berasal dari lonjakan BBM yang tinggi. Meski tercatat defisit minyak (minyak mentah dan BBM) melonjak 37 persen dari USD 14,6 miliar pada 2017 menjadi USD 20,0 miliar di 2018, namun itu bukan faktor penyebab utama defisit.

  • Rabu, 16 Januari 2019 10:40:32 Pidato Prabowo Sentil Tingginya Kemiskinan Saat ini, Cek Faktanya di Sini

    Ekonom Faisal Basri mengatakan Indonesia mengalami kemajuan ekonomi dalam masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia pun memaparkan angka-angka di sektor ekonomi yang menunjukkan Indonesia mengalami banyak kemajuan salah satunya angka kemiskinan.

  • Senin, 14 Januari 2019 17:21:26 Faisal Basri Usul Penghapusan Tarif Batas Bawah Tiket Pesawat

    Pengamat Ekonomi Faisal Basri meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan untuk menghapuskan ketentuan tarif batas bawah tiket pesawat. Ketentuan ini dinilai menjadi penyebab mahalnya harga tiket pesawat khususnya untuk rute domestik.

  • Senin, 14 Januari 2019 16:26:22 Faisal Basri: Saat Dijajah Belanda, RI Negara Pengekspor Gula Terbesar Dunia

    Pengamat Ekonomi, Faisal Basri, mengatakan saat ini impor gula Indonesia menjadi yang terbesar di dunia. Padahal saat masa penjajahan Belanda, Indonesia merupakan negara utama pengekspor komoditas tersebut. Impor gula yang dibuka selama ini dinilai hanya membuang-buang devisa saja.

  • Rabu, 9 Januari 2019 14:06:09 Neraca Perdagangan 2018 Dituding Terburuk Sepanjang Sejarah, Ini Respons Menko Darmin

    Ekonom Faisal Basri mengkritik ketidakmampuan pemerintah dalam mengendalikan defisit neraca perdagangan. Dia bahkan menyebut, neraca dagang Indonesia 2018 mengalami nasib terburuk sepanjang sejarah. Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, menampik pernyataan Faisal.

  • Minggu, 30 Desember 2018 07:00:00 Kaleidoskop 2018: Nilai Rupiah Disebut Terburuk Sejak Krisis 1998

    Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) sepanjang 2018 sempat membuat publik terkejut. Rupiah bahkan mencapai titik terlemah hingga berada di atas level Rp 15.200-an per USD. Angka ini jauh melampaui target pemerintah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar Rp 13.400 per USD.

  • Jumat, 21 Desember 2018 18:37:23 Faisal Basri: Impor Minyak Mentah & BBM Jadi Biang Kerok Defisit Transaksi Berjalan

    Ketergantungan Indonesia pada impor minyak masih terus menghantui defisit transaksi berjalan atau current account defisit (CAD). Impor minyak mentah dan BBM saja hingga November 2018 tercatat mencapai Rp 176 triliun.

  • Rabu, 19 Desember 2018 14:59:57 Kritik Keras Faisal Basri Tentang Implementasi Industri 4.0 Bisa Genjot Ekspor

    Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Faisal Basri, mengkritik Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto soal pencanangan industri 4.0 yang diklaim mampu membuat selisih ekspor impor per GDP mencapai 10 persen. Menurutnya, belum ada negara di dunia yang mampu mencapai hal tersebut.

  • Rabu, 19 Desember 2018 13:59:47 Faisal Basri: Industri Jasa Punya Nilai Jual Tinggi di 2019

    Sejauh ini sektor jasa memiliki sumbangan yang cukup besar terhadap ekonomi Indonesia. Pemerintah sendiri telah menerbitkan berbagai kebijakan agar industri jasa lebih bergeliat.

  • Rabu, 28 November 2018 19:14:37 Faisal Basri Sindir Prabowo Soal Tolak Impor

    Calon presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto baru-baru ini menyinggung soal impor dan utang di Indonesia. Dia pun berjanji tak akan melakukan impor jika terpilih menjadi Presiden di 2019. Menurutnya, Indonesia harus menjadi negara berdikari.

  • Rabu, 28 November 2018 17:24:03 Faisal Basri: Rupiah Menguat Bukan Karena Usaha Pemerintah, Tapi Utang

    Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Faisal Basri mengatakan, penguatan rupiah dalam beberapa pekan terakhir bukan berasal dari usaha pemerintah dalam memperbaiki fundamental ekonomi Indonesia. Tetapi hal tersebut lebih kepada penambahan utang yang kian membengkak.

  • Rabu, 28 November 2018 17:10:14 Faisal Basri Prediksi Rupiah Masih Akan Melemah di 2019

    Peneliti Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri memprediksi Rupiah 99 persen masih akan melemah pada 2019. Prediksi ini dengan melihat produktivitas Indonesia jika dilihat dari Current Acoount Deficit (CAD) yang belum juga menunjukkan performa optimal.

Berita Selengkapnya

Foto Selengkapnya