Zelenskyy Tuding Rusia Hendak Sembunyikan Bukti Kejahatan Perang di Ukraina

Kamis, 7 April 2022 13:11 Reporter : Pandasurya Wijaya
Zelenskyy Tuding Rusia Hendak Sembunyikan Bukti Kejahatan Perang di Ukraina Volodymyr Zelensky datangi lokasi mayat bergelimpangan di Bucha Ukraina. ©RONALDO SCHEMIDT/AFP

Merdeka.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy kemarin menuduh Rusia "menyembunyikan bukti" kejahatan perang untuk menghindari kemarahan dunia.

"Kami punya informasi tentara Rusia mengubah taktik dan mencoba menyingkirkan mayat warga Ukraina dari jalanan dan gudang bawah tanah di wilayah yang mereka kuasai," kata Zelenskyy dalam video rutinnya setiap hari, seperti dilansir laman Anadolu, Kamis (7/4).

"Kelihatannya kepemimpinan Rusia sangat takut dengan kemarahan global atas apa yang terlihat di Bucha akan terulang setelah apa yang terlihat di kota-kota lain," kata dia.

Tak hanya itu, Zelenskyy juga kembali menekankan sanksi Barat terhadap Rusia tidaklah cukup.

"Negara demokrasi harus menolak minyak Rusia," ujarnya. "Ekspor minyak inilah yang menjadi penopang dari agresi Rusia," kata Zelenskyy.

Operasi militer Rusia ke Ukraina yang dimulai sejak 24 Februari memicu kemarahan global sehingga negara Barat menjatuhkan serangkaian sanksi kepada Moskow.

Rusia bahkan kian mengundang kemarahan dari masyarakat internasional setelah Ukraina menuding tentara Rusia melakukan genosida dan kejahatan perang di Kota Bucha, dekat Ibu Kota Kiev.

Amerika Serikat kemarin mengumumkan sanksi besar ekonomi kepada Rusia dengan menyasar penopang utama ekonomi negara itu dan sejumlah pejabat senior.

Menurut perkiraan PBB, sedikitnya 1.563 warga sipil tewas di Ukraina dan 2.213 lainnya luka. Angka sebenarnya diperkirakan jauh lebih tinggi.

Sebanyak lebih dari 4,27 juta warga Ukraina mengungsi ke negara lain, jutaan lainnya mengungsi di dalam negeri, kata Badan Urusan Pengungsi PBB. [pan]

Baca juga:
Inflasi 2022 Diproyeksi Lewati 4 Persen, Apindo Usulkan 4 Solusi ini
Konflik Rusia-Ukraina dan Dampaknya ke Ekonomi Indonesia
Warga Sipil di Ukraina Timur Didesak Melarikan Diri Selagi Masih Ada Kesempatan
SBY Dorong China Berperan Aktif Hentikan Perang Rusia dan Ukraina
Kekejaman Perang di Ukraina Disamakan dengan Pembunuhan Orang Yahudi oleh Nazi
Penyelamatan Dramatis Wanita Tertimbun Puing Usai Terkena Serangan Rusia di Ukraina

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini