WikiLeaks ungkap hubungan menantu Erdogan dengan ISIS

Kamis, 8 Desember 2016 13:05 Reporter : Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
WikiLeaks ungkap hubungan menantu Erdogan dengan ISIS Berat Albayrak. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - WiliLeaks membocorkan 57 ribu surat elektronik pribadi milik menantu Presiden Turki yang membuktikan hubungannya dengan kelompok teror Negara Islam Irak dan Syam (ISIS). Surel pribadi milik Menteri Minyak Berat Albayrak yang dibocorkan WikiLeaks berkisar dari periode 2000 hingga 2016.

Dilansir dari surat kabar Daily Mail, Kamis (8/12), dari surel tersebut diketahui Turki menyokong ISIS dengan penjualan minyak. Diduga di dalam surel tersebut ada rincian pertukaran antara Albayrak dan elit penguasa Turki dengan perusahaan terlibat impor minyak ISIS, Powertrans.

Turki memang melarang transportasi minyak dari jalur darat atau kereta atau keluar dari negara tersebut lebih dari lima tahun lalu, namun semuanya bisa dilakukan jika ada izin atau keperluan mendesak yang dibutuhkan militer.

WikiLeaks mengklaim pemerintah Turki mengizinkan Powertrans melakukan monopoli transit minyak di negara tersebut.

Rusia beberkan bukti Turki membeli minyak ISIS 2015 Merdeka.com

Julian Assange, pendiri WikiLeaks menuturkan surel dipublikasikan untuk menanggapi pemerintah Turki yang bungkam dari pencela atau tukang kritik.

"Masyarakat Turki butuh media dan akses internet yang bebas. Pemerintah (Turki) selama ini telah melawan dan menjaga negara mereka dari Gulen dan kini mereka menutup kritik yang diberikan ke negara," kata Assange.

Dia menambahkan beberapa jurnalis yang memberitakan kebenaran ditangkap pemerintah Turki. Mereka juga menutup media yang memberikan akses kepada masyarakat untuk mengkritik pemerintahan.

"Semua konsolidasi ini berada di bawah kekuasaan vertikal Recep Tayyip Erdogan," lanjut dia.

Turki semakin menutup diri terhadap kritik yang dilontarkan kepada negaranya. Sejak rencana kudeta militer pada Juli lalu, pemerintah menangkap semua orang yang diduga berkaitan dengan Fethullah Gulen, dalang di balik kudeta tersebut.

Sementara itu, sudah sejak lama Turki diduga berada di balik kejayaan ISIS dengan memasok minyak dari mereka.

[che]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini