WHO: Virus Corona Varian India Ditemukan di Sedikitnya 17 Negara

Rabu, 28 April 2021 14:06 Reporter : Pandasurya Wijaya
WHO: Virus Corona Varian India Ditemukan di Sedikitnya 17 Negara Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. ©Christopher Black/WHO/Handout via REUTERS

Merdeka.com - Badan Kesehatan Dunia (WHO) kemarin mengatakan virus corona varian India yang menyebabkan melonjaknya kasus Covid-19 di negara itu dikhawatirkan sudah menyebar ke sejumlah negara lain.

WHO menuturkan virus corona varian B1617 pertama kali ditemukan di India dan kemarin sudah terdeteksi ada unggahan lebih dari 1.200 seri ke pusat data GISAID dari "sedikitnya 17 negara".

"Yang paling banyak adalah unggahan dari negara India, Inggris, Amerika Serikat, dan Singapura," kata WHO dalam pembaruan informasi tentang pandemi, seperti dilansir laman Channel News Asia, Rabu (28/4).

WHO baru-baru ini memasukkan B1617--yang mutasi dan karakternya sedikit berbeda--sebagai "varian yang perlu dicermati".

WHO kini sudah tidak lagi menyebut B1617 sebagai "varian yang perlu dikhawatirkan".

Penyebutan itu bisa berarti varian itu bisa lebih berbahaya dibanding varian awal misalnya lebih mudah menular, lebih mematikan atau bisa mengelak dari perlawanan vaksin.

India kini tengah menghadapi ganasnya gelombang kedua pandemi Covid-19 dan varian itu bisa menyebabkan bencana lebih besar.

India mencatat 350.000 kasus kasus baru dalam sehari kemarin sehingga menyebabkan angka kasus positif di seluruh dunia mencapai 14,7 juta. Virus corona sejauh ini sudah menewaskan 3,1 juta jiwa di seluruh dunia. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini