WHO Sebut Varian Campuran Virus Corona Vietnam Bagian dari Varian India

Kamis, 3 Juni 2021 19:17 Reporter : Hari Ariyanti
WHO Sebut Varian Campuran Virus Corona Vietnam Bagian dari Varian India Ilustrasi Virus Corona. ©2020 Merdeka.com/ cdc

Merdeka.com - Varian virus corona yang menurut otoritas kesehatan Vietnam adalah kombinasi dari varian India dan Inggris bukanlah hibrida atau campuran baru tetapi bagian dari varian India yang sudah ada. Hal ini disampaikan perwakilan WHO di Vietnam kepada Nikkei.

"Tidak ada varian hibrida baru di Vietnam saat ini berdasarkan definisi WHO," jelas Kidong Park dalam wawancara online dengan Nikkei, dilansir France 24, Kamis (3/6).

Dia menambahkan, virus yang terdeteksi di Vietnam merupakan variasi delta yang berasal dari India. WHO belum lama ini mengganti sistem penamaan varian virus menggunakan abjad Yunaniuntuk menghindari stigmatisasi negara tempat mereka pertama kali terdeteksi.

Sebelumnya Menteri Kesehatan Vietnam,Nguyen Thanh Long pada Senin mengumumkan pihaknya menemukanvarian hibrida baru dari varian India dan Inggris.

“Ciri khas dari varian ini adalah menyebar dengan cepat di udara. Konsentrasi virus di cairan tenggorokan meningkat dengan cepat dan menyebar sangat kuat ke lingkungan sekitarnya.”

Dia tidak merinci jumlah kasus yang tercatat dengan varian baru ini tetapi mengatakan Vietnam akan segera mengumumkan penemuan itu di peta varian genetik dunia.
Pada Sabtu, Institut Pusat Kebersihan dan Epidemiologi Vietnam mengatakan dalam sebuah pernyataan, para ilmuwannya telah mendeteksi mutasi gen pada empat dari 32 sampel pasien melalui pengurutan gen.

Ada tujuh varian virus corona yang diketahui di Vietnam sebelum pengumuman Menteri Kesehatan, menurut Kementerian Kesehatan.

Virus kerap mengembangkan perubahan genetik kecil saat mereka bereproduksi, dan varian baru dari virus corona telah terlihat hampir sejak pertama kali terdeteksi di China pada akhir 2019.

WHO telah mendaftarkan empat "varian perhatian" global - dua pertama ditemukan di Inggris dan India, ditambah yang diidentifikasi di Afrika Selatan dan Brasil.

Vietnam pada awalnya berhasil memerangi wabah virus corona - pada awal Mei, Vietnam telah mencatat lebih dari 3.100 kasus yang dikonfirmasi dan 35 kematian sejak awal pandemi. Tetapi kasus telah meningkat pesat dalam sebulan terakhir dan sekarang mencapai lebih dari 7.800, dengan 49 kematian. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini