Warisan Petaka di Akhir Jabatan Donald Trump

Rabu, 13 Januari 2021 07:39 Reporter : Hari Ariyanti
Warisan Petaka di Akhir Jabatan Donald Trump Donald Trump asyik main golf. ©REUTERS/Carlos Barria

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump tinggal menghitung hari untuk melepaskan jabatan kepresidenan. Sejarah mencatat, Trump akan meninggalkan jabatannya dalam pusaran kekerasan, penyakit, dan kematian dan lebih terasing secara internal dibandingkan yang pernah terjadi selama 150 tahun.

Warga AS terguncang dengan huru-hara di Gedung Parlemen atau Capitol, Washington, DC pekan lalu. FBI mengeluarkan memo memperingatkan potensi unjuk rasa bersenjata oleh preman pro-Trump di 50 negara bagian, yang meningkatkan potensi pemberontakan domestik yang mengerikan.

Pejabat kesehatan khawatir 5.000 orang Amerika bisa meninggal setiap hari karena pandemi yang diabaikan Trump. Rumah sakit penuh dan pekerja medis tumbang di tengah peluncuran vaksin yang belum sesuai harapan untuk mengakhiri krisis.

Dikutip dari analisis CNN, Selasa (12/1), penyimpangan Trump telah membawa negara itu ke jalan yang mengerikan dan memecah belah dua kali hanya dalam lebih dari setahun. Saat Demokrat di DPR diharapkan secara resmi memakzulkan Trump karena menghasut serangan massa di Kongres pada Rabu, Trump akan mengandalkan pendukung Republik yang menolak pemakzulannya.

Jutaan orang Amerika mempercayai klaim tak berdasar Trump bahwa dia dicurangi sehingga kalah dalam pemilihan umum dan ada tanda-tanda bahwa beberapa polisi dan pasukan militer telah diradikalisasi oleh klaim yang dia ciptakan.

Kota yang disebut Trump sebagai rumah selama empat tahun sedang diubah menjadi kamp bersenjata yang tidak sesuai dengan suasana kegembiraan dan pembaruan yang berdenyut di sebagian besar pelantikan presiden. Sebagai simbol demokrasi yang dikepung, gedung-gedung rakyat - Gedung Putih dan Gedung Kongres AS - dikurung di balik tembok besi dan pembatas beton yang buruk.

Baca Selanjutnya: Pola Kekerasan Trump...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini