Wanita ini selalu haid selama 5 tahun berturut-turut

Rabu, 20 April 2016 11:44 Reporter : Muhammad Radityo
Wanita ini selalu haid selama 5 tahun berturut-turut Chloe Christos selalu haid selama 5 tahun. ©2016 Merdeka.com/Facebook pribadi

Merdeka.com - haid adalah kodrat seorang perempuan. Tapi bagaimana jika proses datang bulan yang kadang menyakitkan itu rutin dialami setiap saat selama lima tahun terakhir?

Kelainan semacam itu dialami oleh Chloe Christos asal Kota Perth, Australia. Wanita 27 tahun ini sempat malu menceritakan kelainan tubuhnya kepada keluarga bahwa dia selalu mengeluarkan darah kotor saban bulan tak henti-henti.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Rabu (20/4), akibat haid terlalu rutin itu, Christos mengidap anemia serta harus menjalani transfusi darah rutin. Tingkat zat besi dalam tubuhnya pun anjlok parah karena darah haid terlalu sering keluar.

"Dulu saya merasa malu dengan kondisi ini. Saya merasa sendirian dan berbeda dari perempuan lain," ujarnya.

Rupanya, setelah Christos terbuka kepada dokter, diketahui dia mengidap sindrom Von Willebrand. Artinya, perempuan lajang ini memiliki kelainan pendarahan yang menyerupai hemofilia.

Beruntung, sejak Februari 2016, Christos mendapat alternatif pengobatan dengan cara disuntik darah buatan oleh laboratorium hemofilia di Kota Adelaide. Untuk pertama kalinya, Christos bisa memperoleh menstruasi yang lebih rutin, menjadi lima hari dalam sebulan.

Kini Christos ingin berbagi pengalamannya kepada Federasi Hemofilia Dunia. Dia diundang menjadi pembicara pada kongres di Orlando, Amerika Serikat, Juli mendatang. Christos yakin ada banyak perempuan mengidap kelainan protein dan penggumpalan darah sepertinya yang menderita.

"Banyak perempuan belum memperoleh pemahaman yang baik mengenai kelainan pendarahan. Dan situasi semacam itu membuat perempuan rentan menghadapi diskriminasi," tandasnya. [ard]

Topik berita Terkait:
  1. Australia
  2. Penyakit Langka
  3. Menstruasi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini