Wanita ini meninggal usai dipaksa sembilan kali aborsi

Kamis, 3 Maret 2016 16:38 Reporter : Pandasurya Wijaya
Wanita ini meninggal usai dipaksa sembilan kali aborsi ilustrasi bayi di china. ©Daily Mail

Merdeka.com - perempuan asal Guangdong, China, meninggal setelah dipaksa menggugurkan kandungannya kesembilan. Dia dipaksa melakukan itu oleh mertuanya yang ingin punya anak laki-laki.

Menurut laporan situs People's Daily Online yang dikutip Daily Mail, Kamis (3/3), perempuan yang bernama Chen itu sebelumnya sudah melahirkan tiga anak perempuan.

Mertua perempuan itu sudah delapan kali memaksanya aborsi. Ketika mengetahui kandungan kesembilannya anak perempuan, mertuanya lagi-lagi memaksanya menggugurkan kandungan dan dia meninggal karena pendarahan.

Chen sudah meninggal pada Juli 2015 tapi media China baru melansirnya dua hari lalu.

Menurut laporan, Chen sudah sangat stres akibat pemaksaan mertuanya itu dan dia sudah ingin bunuh diri.

Karena sudah berulang kali menjalani aborsi, dinding rahim perempuan itu sangat tipis sehingga dia mengalami pendarahan.

Peristiwa ini mendapat banyak sorotan dari publik China di media sosial. Banyak yang mempertanyakan, seharusnya suami perempuan itu bisa menolongnya atau berbuat sesuatu. [pan]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. China
  3. Aborsi
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini