[Video] Warga Kurdi di Suriah Lempari Tentara AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Selasa, 22 Oktober 2019 15:55 Reporter : Pandasurya Wijaya
[Video] Warga Kurdi di Suriah Lempari Tentara AS dengan Batu dan Tomat Busuk konvoi pasukan tentara as. ©SAFIN HAMED / AFP

Merdeka.com - Warga etnis Kurdi di Kota Qamishli, Suriah, kemarin melempari konvoi tentara Amerika Serikat yang sedang dalam perjalanan keluar dari Suriah menuju Irak.

Warga Kurdi di kota itu memblokir jalan menghalangi rombongan kendaraan militer pasukan AS yang sedang ditarik keluar dari Suriah sesuai keputusan Presiden Donald Trump dua pekan lalu.

Sebuah video dari kantor berita Kurdi memperlihatkan kendaraan lapis baja pasukan AS melintasi jalanan Kota Qamishli. Warga di jalanan kemudian melempari mobil itu dengan kentang, batu, dan tomat busuk seraya berteriak, "Amerika pembohong, Amerika Enyahlah," dalam bahasa Inggris.

"Amerika kabur seperti tikus," teriak seseorang dalam bahasa Arab.

Peristiwa itu menggambarkan betapa kesalnya warga Kurdi yang merasa dikhianati oleh pasukan Amerika.

Warga Kurdi terkejut ketika Presiden Donald Trump dua pekan lalu mengumumkan penarikan mundur pasukan AS dari wilayah utara Suriah, meninggalkan sekutu mereka milisi Kurdi. Dengan keputusan itu maka Turki melancarkan operasi militer untuk menyingkirkan milisi Kurdi di perbatasan Turki-Suriah.

Di lokasi lain, dekat Kota Tal Tamar, sekelompok pengunjuk rasa membentangkan poster kepada pasukan AS yang sedang melintas pada Minggu kemarin.

Seseorang berdiri di tengah jalan menghalangi konvoi itu dengan membentangkan poster bertuliskan: "Terima kasih rakyat Amerika, Tapi Trump mengkhianati kami."

Milisi Kurdi selama beberapa tahun terakhir menjadi sekutu AS dalam memerangi kelompok militan ISIS di Suriah.

1 dari 2 halaman

Pasukan AS Dipindakah ke Irak

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper dua hari lalu mengatakan seluruh tentara AS kini ditarik keluar dari Suriah dan akan ditempatkan di barat Irak.

Pasukan AS itu nantinya akan tetap menjalankan misi mencegah kebangkitan kelompok militan ISIS dari Irak.

"Segala sesuatu bisa berubah dari mulai sekarang sampai kita rampung menarik mundur pasukan," ujar Esper kepada wartawan dalam perjalanan menuju Timur Tengah dari Washington, seperti dilansir laman the Associated Press dan dikutip Fox News, Senin (21/10).

Penarikan mundur pasukan AS akan memakan waktu beberapa pekan, bukan hari, kata Esper. Laman Reuters melaporkan, selain konvoi pasukan darat sebanyak 1.000 tentara, AS juga menarik angkatan udaranya dari wilayah Suriah.

Komentar Esper ini adalah yang paling jelas soal ke mana pasukan AS akan dipindahkan dari Suriah. Pekan lalu Presiden Donald Trump hanya mengatakan pasukan AS akan ditempatkan 'di kawasan itu'.

2 dari 2 halaman

Pasukan AS Tetap Jalankan Misi Kontraterosime

Laman AP melaporkan, Esper juga mengaku dia sudah berbicara dengan sejawatnya di Irak tentang pemindahan lebih dari 700 pasukan AS dari Suriah ke barat Irak.

Pria 55 tahun itu tidak menampik kemungkinan pasukan AS yang dipindahkan ke Irak akan tetap menjalankan misi kontraterorisme di wilayah Suriah.

Berikut video ketika konvoi pasukan AS itu dilempari warga Kurdi:

[pan]

Baca juga:
Konvoi Militer AS Tinggalkan Suriah
Ini Terowongan Milik Kurdi yang Ditemukan Pemberontak Suriah Dukungan Turki
Ambisi Terselubung Erdogan di Balik Operasi Militer di Suriah
Gencatan Senjata, Turki Tambah Tank Perang ke Perbatasan
Kotak Pandora Turki vs Kurdi, Militan ISIS Asal Indonesia Kabur dari Penjara Suriah
Usai Negosiasi dengan AS, Turki Tunda Operasi Militer di Suriah

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini