Video: Dua Rudal Ditembakkan ke Pesawat Penumpang Ukraina

Rabu, 15 Januari 2020 10:09 Reporter : Hari Ariyanti
Video: Dua Rudal Ditembakkan ke Pesawat Penumpang Ukraina Pesawat Antonov-12 mendarat darurat di hutan. ©2019 Handout/UKRANIAN EMERGENCY MINISTRY/AFP

Merdeka.com - Koran The New York Times menyebutkan, dua rudal ditembakkan ke pesawat penumpang maskapai Ukraina yang jatuh di Iran pekan lalu. Pemerintah Iran mengakui militernya salah tembak pesawat yang dikira pesawat musuh. Pesawat tersebut jatuh beberapa jam setelah Iran menyerang pangkalan pasukan Amerika Serikat (AS) di Irak, menyusul meningkatnya ketegangan Iran-AS setelah pembunuhan Jenderal Qassim Sulaimani.

The New York Times telah memverifikasi cuplikan video pada Selasa yang menunjukkan, untuk pertama kali, dua rudal menghantam pesawat Ukraine International Airlines nomor penerbangan 752 pada 8 Januari lalu. Rudal tersebut diluncurkan dari pangkalan militer Iran dengan jarak sekitar 8 mil dari pesawat.

Video menunjukkan, transponder pesawat berhenti bekerja sebelum rudal itu menghantam pesawat. Video baru ini muncul untuk mengkonfirmasi bahwa serangan pertama berhasil menonaktifkan transponder, sebelum serangan kedua, juga terlihat dalam video, sekitar 23 detik kemudian.

Setelah dihantam rudal, pesawat tersebut tak langsung jatuh. Video baru menunjukkan pesawat terbakar, berputar kembali ke bandara internasional Teheran. Beberapa menit kemudian, meledak dan jatuh, nyaris hilang di Desa Khalaj Abad, berdasarkan hasil rekonstruksi video oleh tim Times.

The Times telah mengonfirmasi bahwa video baru tersebut direkam oleh kamera dari sebuah atap bangunan dekat Desa Bidkaneh, 4 mil dari pangkalan militer Iran. Komandan Unit Udara Pasukan Garda Revolusi, Amir Ali Hajizadeh mengatakan rudal tersebut diluncurkan dari sebuah pangkalan dekat desa tersebut.

1 dari 1 halaman

Militer Iran menyebut serangan tersebut karena kesalahan manusia, dan mengatakan pesawat tersebut salah identifikasi dan dicurigai sebagai rudal yang terbang di atas Teheran. Namun jalur penerbangan pesawat tersebut menyatakan sebaliknya. Pesawat naik sekitar 2.000 kaki per menit setelah lepas landas dari bandara ketika rudal pertama ditembakkan, menurut analisis Times dari data penerbangan.

Aktivitas penerbangan dari bandara internasional Teheran juga normal pada 8 Januari pagi, berdasarkan data penerbangan yang ditunjukkan, dan penerbangan 752 mengikuti rute regulernya. Pesawat Ukraina yang membawa 176 penumpang dan awak kabin itu salah satu di antara 19 pesawat yang lepas landas dari Teheran beberapa jam setelah Iran menyerang pangkalan militer AS di Irak.

Video baru tersebut diunggah di YouTube oleh pengguna asal Iran pada Selasa sekitar pukul 02.00.

Tanggal yang terlihat di rekaman video adalah "2019-10-17," bukan 8 Januari, hari dimana pesawat itu jatuh.

"Kami percaya ini karena sistem kamera menggunakan kalender Persia, bukan kalender Gregorian. 8 Januari pindah ke tanggal 18 Dey, bulan ke 10 dalam kalender Persia. Secara digital itu akan ditampilkan sebagai 2019-10-18 dalam video. Satu teori adalah bahwa perbedaan satu hari dapat dijelaskan oleh perbedaan antara tahun kabisat Persia dan Gregorian," pungkas Times dalam artikelnya, dilansir Rabu (15/1).

[pan]
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini