Venezuela Beri Waktu 72 Jam Bagi Diplomat AS untuk Angkat Kaki

Rabu, 13 Maret 2019 17:07 Reporter : Hari Ariyanti
Venezuela Beri Waktu 72 Jam Bagi Diplomat AS untuk Angkat Kaki Nicolas Maduro. ©2019 REUTERS

Merdeka.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo mengumumkan Washington akan menarik semua staf diplomatiknya yang tersisa di Venezuela selama sepekan. Pompeo beralasan, kehadiran para diplomat di negara Amerika Latin menjadi kendala kebijakan AS.

Menanggapi ini, Venezuela pun memberikan waktu sampai 72 jam bagi seluruh staf diplomatik AS agar segera angkat kaki dari negara tersebut.

"Venezuela telah memutuskan tidak memberikan perpanjangan baru untuk staf diplomatik AS yang masih ada di negara kami, yang karenanya pada tanggal 11 Maret 2019, pemerintah AS diminta meninggalkan wilayah nasional kami dengan personilnya yang tersisa," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Venezuela, dilansir dari Sputnik News, Rabu (13/3).

Menanggapi pernyataan itu, Mike Pompeo mengatakan AS membuat keputusan untuk menarik semua diplomat yang tersisa dari Venezuela karena masalah keamanan.

"Sudah waktunya bagi mereka untuk kembali," kata Pompeo kepada stasiun TV lokal di Texas.
"Keamanan mereka sangat penting. Dan itu menjadi sangat sulit," lanjutnya.

Diplomat tinggi AS mengaitkan keputusan itu dengan kondisi yang memburuk dalam beberapa hari terakhir. Para diplomat AS tetap berada di negara itu meskipun Presiden Venezuela, Nicolas Maduro memutuskan hubungan diplomatik dengan AS pada Januari lalu.
Maduro mengambil keputusan itu setelah Washington mengakui pemimpin oposisi Juan Guaido sebagai presiden sementara Venezuela.

Sebelumnya Pompeo menolak untuk memenuhi tuntutan itu, menyatakan Maduro tidak memiliki wewenang hukum untuk menyatakan diplomat AS sebagai persona non grata. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini