Usai jalani sidang korupsi, Najib tegaskan bukan pencuri

Jumat, 21 September 2018 11:35 Reporter : Ira Astiana
Usai jalani sidang korupsi, Najib tegaskan bukan pencuri Mantan PM Malaysia Najib Razak. AFP

Merdeka.com - Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak telah menjalani sidang atas kasus korupsi 1MDB kemarin. Dalam sidang tersebut, Najib menghadapi 25 dakwaan baru sehubungan dengan jumlah dana sebesar RM 2,3 miliar (Rp 8,2 triliun) yang masuk ke rekening pribadinya.

Namun demikian, pria 65 tahun itu tetap berkeras tidak melakukan kesalahan. Dia pun bertekad untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah melalui fakta-fakta yang akan diungkapkan lewat sidang selanjutnya.

"Seperti yang kita semua tahu, masalah dana RM 2,3 miliar ini terus diangkat tanpa henti untuk mengkritik dan mencemari nama baik saya selama ini," kata Najib yang ditemui usai sidang dikutip dari Asia One, Jumat (21/9).

"Dari semua tuduhan dilayangkan kepada saya, memberi saya kesempatan untuk membersihkan nama saya dan membuktikan bahwa saya bukan pencuri," lanjutnya.

Ketika ditanya apa dirinya yakin akan memenangkan kasus ini, Najib belum bisa berkomentar. Namun dia berharap bahwa kebenaran akan membungkam kasus korupsi yang menyeret namanya ini. Dia pun berharap pengadilan bisa membuktikan bahwa aturan hukum adil memang masih ada di Malaysia.

"Saya tidak ingin membuat pernyataan yang pasti. Tetapi saya dan tim pengacara, Insya Allah, memiliki fakta dari pihak kami," jelasnya.

"Begitu kami menyampaikan fakta dan melakukan perhitungan, kami akan sampai pada kesimpulan bahwa sebenarnya saya telah mengembalikan sejumlah besar uang setelah pemilu ke-13," tambahnya.

Sebelum meninggalkan Pengadilan Kuala Lumpur, Najib pun sempat menyampaikan rasa terima kasih kepada Komisi Pemberantasan Korupsi Malaysia (MACC) atas perlakukan terhadapnya selama ini.

Dia pun berjanji akan bersikap kooperatif selama menjalani pemeriksaan dengan MACC.

"Saya berterima kasih kepada MACC dan polisi yang menangani saya dengan baik. Saya tidak masalah melewati semua proses ini selama saya diberi keputusan yang adil dan kesempatan untuk membersihkan nama saya," tandasnya. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini